Gempa M 7,7 Guncang Sulawesi Utara, Mata Air Danowudu Terdampak, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Hentikan Distribusi

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Senin, 08 Juni 2026 | 15:32:01 WIB
Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Sulawesi Utara, menyebabkan gangguan pada Mata Air Danowudu.

BITUNG — Guncangan gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,7 yang berpusat di perairan Sulawesi Utara pagi tadi tidak hanya memicu kepanikan, tetapi juga mengganggu infrastruktur vital warga. Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung terpaksa menghentikan sementara pasokan air bersih ke pelanggan setelah salah satu sumber air baku utama mereka, Mata Air Danowudu, mengalami dampak langsung.

Mengapa Distribusi Air Dihentikan?

Pihak manajemen Perumda Air Minum Duasudara mengambil langkah cepat dengan menghentikan distribusi sebagai bentuk antisipasi. Gempa besar dikhawatirkan menyebabkan perubahan struktur tanah di sekitar mata air, yang berpotensi meningkatkan kekeruhan atau mencemari sumber air baku. Langkah ini merupakan prosedur standar untuk menjaga kesehatan masyarakat.

“Kami menghentikan sementara produksi dan distribusi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kualitas air,” ujar seorang petugas teknis Perumda Air Minum Duasudara saat dikonfirmasi. Belum ada pernyataan resmi dari direksi mengenai durasi penghentian layanan ini.

Dampak Gempa di Sulawesi Utara

Gempa bumi yang terjadi pagi hari ini terasa kuat hingga ke pusat Kota Bitung dan sekitarnya. Warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Hingga berita ini diturunkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) belum mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara.

Perumda Air Minum Duasudara sendiri melayani ribuan sambungan rumah di wilayah Kota Bitung. Dengan terhentinya distribusi, warga diimbau untuk menampung air bersih cadangan dan menggunakan air secara bijak hingga proses normalisasi selesai.

Langkah Selanjutnya dari Perumda

Tim teknis Perumda Air Minum Duasudara saat ini masih berada di lokasi Mata Air Danowudu untuk melakukan asesmen. Mereka akan mengambil sampel air untuk diuji laboratorium guna memastikan air tersebut layak konsumsi. Distribusi akan kembali dibuka jika hasil uji menyatakan air aman dari kontaminasi.

Warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal distribusi dapat menghubungi pusat layanan pelanggan Perumda Air Minum Duasudara atau akun media sosial resmi mereka. Pemerintah Kota Bitung juga menyatakan akan memantau perkembangan situasi ini.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: manadopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top