MANADO — Getaran gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 8,1 yang berpusat di lepas pantai Filipina selatan menjalar hingga ke sejumlah wilayah di Sulawesi Utara. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan guncangan dirasakan oleh masyarakat di pesisir utara provinsi tersebut.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, guncangan terasa cukup kuat di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Warga di daerah pesisir mengaku merasakan getaran selama beberapa detik, meskipun pusat gempa berada di luar wilayah Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan bangunan di Sulawesi Utara akibat gempa tersebut. Pihak BMKG setempat masih terus memantau perkembangan dan mengimbau warga untuk tetap tenang.
Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) mencatat gempa terjadi pada Senin pagi dengan episentrum di laut. Kedalaman gempa yang mencapai 57 kilometer membuat guncangan terasa hingga radius yang cukup luas, termasuk ke wilayah Indonesia bagian utara.
Meski berkekuatan besar, gempa ini dilaporkan tidak berpotensi menimbulkan tsunami di perairan Indonesia. Hal ini dikonfirmasi oleh otoritas setempat yang menyatakan tidak ada peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara.
Di Filipina sendiri, gempa yang berpusat di dekat Kota General Santos juga belum menimbulkan laporan korban jiwa atau kerusakan berarti. Kota General Santos yang berjarak hanya 58 kilometer dari pusat gempa sempat mengalami guncangan hebat, namun situasi dilaporkan masih terkendali.
Pewarta: Asri Mayang Sari | Hence Paat