SULAWESI UTARA — Pabrikan asal Hiroshima tersebut menyegarkan lini mobil mungilnya yang populer di Jepang sebagai kendaraan niaga ringan dan angkutan penumpang premium. Pembaruan ini menjadi strategi Mazda untuk tetap kompetitif di segmen kei car yang ketat, dengan menghadirkan sentuhan modern tanpa meninggalkan aspek fungsionalitas.
Dari segi tampilan, Mazda memberikan pendekatan berbeda untuk kedua model. Scrum Van tampil dengan gril minimalis yang lebih bersih, sementara lubang udara pada bumper depan didesain ulang untuk kesan yang lebih segar.
Varian tertinggi yang disebut tipe Buster pada Scrum Van mendapatkan aksen garis krom di atas gril. Sentuhan ini berhasil memberikan nuansa yang sedikit lebih mewah dibandingkan varian standar.
Sementara itu, Scrum Wagon yang berorientasi sebagai kendaraan penumpang premium mengusung gril bermotif honeycomb. Lampu depannya pun mendapat aksen gelap atau darkened, dipadukan dengan bumper khusus dan body kit yang memperkuat kesan sporty. Pelek kaleng standar juga sudah digantikan dengan pelek aluminium (alloy) yang lebih berkelas.
Masuk ke dalam kabin, suasana didominasi warna hitam pekat untuk memberikan kesan elegan. Pengemudi disambut oleh panel instrumen digital anyar dan setir palang tiga yang ergonomis. Pada varian tertentu, Mazda bahkan menyematkan fitur penghangat setir yang sangat berguna saat musim dingin.
Menariknya, mobil ini tidak dilengkapi layar hiburan bawaan pabrik. Bagian tengah dasbor hanya ditutup oleh panel plastik tebal, menunjukkan fokus pada fungsionalitas dasar. Meski dimensinya mungil, kapasitas bagasi Scrum Wagon mencapai 1.123 liter saat kursi baris kedua dilipat rata dengan lantai.
Fitur kemudahan juga tersemat, seperti pintu geser elektrik yang dilengkapi pijakan kaki otomatis. Selain itu, penggunaan kaca terbaru diklaim lebih efektif dalam menangkal panas matahari yang masuk ke kabin.
Sektor keselamatan menjadi prioritas utama dalam pembaruan ini. Seluruh varian Mazda Scrum kini dilengkapi dengan teknologi Dual Sensor Brake Support II sebagai fitur standar. Sistem ini memiliki sensitivitas lebih tinggi dalam mendeteksi potensi kecelakaan, terutama saat kendaraan berada di persimpangan jalan.
Berikut adalah rincian fitur keselamatan aktif yang tersemat pada Mazda Scrum terbaru:
Khusus untuk varian tertinggi, Mazda menambahkan fitur Adaptive Cruise Control (ACC). Fitur ini dirancang untuk mengurangi beban kerja pengemudi saat menempuh perjalanan jarak jauh di jalan bebas hambatan.
Untuk urusan dapur pacu, Mazda mengandalkan mesin 3 silinder berkapasitas 660 cc yang mampu memproduksi tenaga sebesar 48 dk. Mesin ini dikawinkan dengan opsi transmisi manual 5-percepatan atau transmisi otomatis CVT.
Bagi konsumen yang menginginkan tenaga lebih besar, tersedia pilihan mesin dengan tambahan turbocharger yang menyemburkan tenaga hingga 63 dk. Varian turbo ini dipadukan khusus dengan transmisi CVT untuk penyaluran tenaga yang lebih optimal.
Opsi sistem penggerak roda yang tersedia cukup beragam, mulai dari penggerak roda belakang (RWD) untuk efisiensi, hingga penggerak empat roda (4WD part-time) untuk traksi maksimal di berbagai medan. Fleksibilitas pilihan ini membuat Mazda Scrum menjadi kendaraan multifungsi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas harian maupun angkutan kargo.