Pencarian

1.839 Koperasi Desa Merah Putih di Sulut Perkuat Ekonomi Warga, Kadiskop UKM Sebut Target Tiap Desa

Selasa, 13 Oktober 2026 • 06:01:31 WIB
1.839 Koperasi Desa Merah Putih di Sulut Perkuat Ekonomi Warga, Kadiskop UKM Sebut Target Tiap Desa
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulut Grace Komaling menyebut 1.839 lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah tersebar di Sulawesi Utara.

MANADO — Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sulawesi Utara Grace Komaling menyebut capaian 1.839 lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat perekonomian masyarakat lewat koperasi tingkat desa dan kelurahan. Jumlah itu tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sulut.

Grace menuturkan, target program ini adalah setiap desa atau kelurahan memiliki koperasi. Dengan begitu, warga diharapkan punya akses lebih baik terhadap layanan ekonomi sekaligus ruang mengembangkan usaha produktif.

Bagaimana Koperasi Desa Merah Putih Menopang Ekonomi Warga

Koperasi di tingkat desa dan kelurahan diarahkan mengoptimalkan potensi lokal. Sektor yang digarap mencakup pertanian, perdagangan, perikanan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Saat ini KDMP di Sulut telah mencapai 1.839 lokasi, yang ditargetkan setiap desa atau kelurahan memiliki koperasi," kata Grace Komaling di Manado, Senin.

Menurut Grace, program ini menjadi salah satu langkah memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat daerah. Koperasi diharapkan mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Jika dikelola dengan baik, koperasi bisa menjadi wadah warga memperkuat kegiatan ekonomi bersama. Perputaran uang di wilayah masing-masing pun berpeluang lebih terjaga.

Jumlah Titik Bukan Satu-satunya Ukuran Keberhasilan

Keberhasilan program tidak hanya ditentukan jumlah titik yang terbentuk. Kesiapan kelembagaan, pengelolaan usaha, dan partisipasi aktif anggota koperasi sama menentukan.

Pengelolaan profesional menjadi faktor penting agar program berjalan berkelanjutan. Pengurus koperasi perlu punya kemampuan manajerial baik, transparansi pengelolaan keuangan, serta perencanaan usaha yang sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta pemangku kepentingan lain dibutuhkan agar koperasi beroperasi optimal. Pendampingan, pelatihan sumber daya manusia, dan penguatan akses pasar masuk dalam aspek pendukung tersebut.

Tantangan ke Depan: Memastikan Koperasi Aktif dan Bermanfaat

Tantangan utama ke depan adalah memastikan setiap koperasi beroperasi aktif, dikelola profesional, dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan. Sebab, koperasi yang hanya terbentuk secara administratif tanpa aktivitas usaha tidak akan menggerakkan ekonomi warga.

Dengan 1.839 titik yang sudah ada, pengembangan KDMP di Sulawesi Utara berpotensi memperluas jangkauan layanan ekonomi bagi masyarakat. Namun hasil akhirnya bergantung pada kesiapan pengurus dan partisipasi anggota di masing-masing desa dan kelurahan.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks