TOMOHON — Kecelakaan tunggal yang terjadi di wilayah Kinilow, Tomohon, Sulawesi Utara, pada Jumat malam (21/8) berujung tragis. Anggia Samangun, warga asal Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis selama dua hari.
Peristiwa bermula saat korban mengendarai sepeda motor yang diduga mengalami rem blong di jalan menurun. Kendaraan tak terkendali hingga keluar dari aspal dan masuk ke jurang di sekitar Kinilow.
Setelah insiden tersebut, Anggia dievakuasi oleh warga dan personel Polsek Tomohon Utara yang menerima laporan melalui layanan darurat 110. Korban pertama kali dibawa ke Rumah Sakit Bethesda Tomohon untuk mendapatkan penanganan awal.
Kondisi korban dinilai kritis, sehingga tim medis memutuskan untuk merujuknya ke RSUP Prof. Kandou Manado guna mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun, berdasarkan keterangan pihak keluarga, Anggia mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Kasi Humas Polres Tomohon, Iptu Irwin R. Pangajouw, membenarkan peristiwa nahas tersebut saat dikonfirmasi media ini pada Senin (24/8). Ia menjelaskan bahwa personel Laka Polres Tomohon saat itu sedang melaksanakan apel malam dan langsung bergerak ke rumah sakit setelah apel selesai untuk memastikan kondisi korban.
"Pada waktu kejadian, personel Laka Polres Tomohon sedang melaksanakan apel malam," jelas Irwin.
Pihak keluarga korban kemudian membuat laporan polisi sekitar pukul 01.00 WITA terkait kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut. Polisi juga menerbitkan surat keterangan penanganan dan perawatan korban sebagai kelengkapan administrasi untuk proses klaim BPJS Kesehatan.
Kecelakaan tunggal akibat rem blong kerap terjadi di wilayah perbukitan seperti Tomohon. Pengendara diimbau untuk memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan di medan menurun yang panjang. Inspeksi berkala di bengkel resmi menjadi langkah preventif yang disarankan untuk menghindari risiko serupa.