Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli Ikut Bahas Program 3 Juta Rumah

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 18:31:31 WIB
Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi secara virtual dari ruang kerjanya, Senin (24/8/2026).

MITRA — Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara memastikan diri terlibat dalam pengendalian inflasi nasional melalui rapat koordinasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri, Senin (24/8/2026). Bupati Ronald Kandoli mengikuti agenda tersebut secara virtual dari ruang kerjanya, bersama unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait.

Rakor ini menjadi ajang sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga daya beli masyarakat. Selain membahas inflasi, forum yang sama juga mengevaluasi sejauh mana dukungan pemda terhadap pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah.

Fokus Rakor: Harga Komoditas dan Dukungan Daerah untuk Program 3 Juta Rumah

Dalam agenda tersebut, pemerintah daerah diminta memaparkan langkah konkret pengendalian inflasi di wilayah masing-masing. Pemantauan harga komoditas strategis menjadi salah satu poin utama yang dibahas, mengingat fluktuasi harga kebutuhan pokok berdampak langsung pada tingkat inflasi daerah.

Evaluasi Program 3 Juta Rumah juga menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah diminta melaporkan kesiapan lahan, perizinan, serta dukungan regulasi yang mempermudah percepatan pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Mengapa Rakor Ini Penting bagi Minahasa Tenggara?

Bagi Kabupaten Minahasa Tenggara, stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi indikator utama kesejahteraan masyarakat. Keterlibatan langsung bupati dalam rakor ini menunjukkan komitmen pemkab dalam merespons arahan pusat, sekaligus memastikan program strategis nasional berjalan di tingkat daerah.

Partisipasi dalam rakor ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sebagaimana ditegaskan dalam paparan yang disampaikan dalam forum tersebut.

Rakor yang diikuti oleh seluruh Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Indonesia ini diharapkan menghasilkan langkah kebijakan yang terukur dan dapat diimplementasikan langsung di lapangan, termasuk di Sulawesi Utara.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: sulutreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top