Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyerahkan secara langsung Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) Bohusami Young kepada ribuan siswa dalam peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) di Manado. Ahmad Safril Pallio, siswa SMP 21 Kota Manado yang berasal dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), menjadi salah satu penerima tabungan perdana dari orang nomor satu di Sulut ini.
MANADO — Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) di Sulawesi Utara berlangsung semarak dengan kehadiran Gubernur Sulut Yulius Selvanus di tengah ribuan pelajar. Momen ini menjadi istimewa bagi Ahmad Safril Pallio, siswa SMP 21 Kota Manado, yang menerima buku tabungan Simpel Bohusami Young langsung dari gubernur.
Ahmad bukan siswa biasa. Ia tumbuh dalam keluarga prasejahtera yang tercatat sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kelompok desil dua. Sang ayah, Ishak Pallio, bekerja sebagai tukang parkir liar dengan penghasilan tak menentu, sementara ibunya, Suryani Oll, hanya ibu rumah tangga.
Keluarga Ahmad tinggal di rumah sewaan di Kelurahan Tikara Baru, Manado. Di tengah keterbatasan ekonomi, kesempatan menjadi siswa Sekolah Rakyat SMP 21 Kota Manado dianggap sebagai pintu baru untuk mengubah nasib.
Bagi keluarga Ahmad, langkahnya memasuki Sekolah Rakyat menjadi kebanggaan tersendiri. Di balik pekerjaan sederhana sang ayah dan rumah yang masih disewa, tersimpan harapan besar melihat Ahmad tumbuh menjadi anak berpendidikan dan mandiri.
Suasana kegiatan HIM berubah hidup ketika Yulius Selvanus hadir. Para siswa dan mahasiswa langsung menyambut dengan tepuk tangan serta sorakan riang, menciptakan kedekatan antara pemimpin daerah dan generasi muda Sulut.
Bagi Ahmad, menerima tabungan dari gubernur bukan sekadar mendapatkan buku rekening. Ia merasa menerima pesan penting bahwa kebiasaan kecil menyisihkan uang secara disiplin bisa menjadi bekal meraih cita-cita.
Kepala SMP 21 Kota Manado, Fenny Meivi Sarah Kilikily, menilai kegiatan ini bukan sekadar ajakan menyimpan uang. Ia menekankan pentingnya literasi keuangan bagi siswa sejak usia sekolah.
"Kegiatan HIM ini sangat baik sekali, karena menjadi bekal pengetahuan tentang kemampuan literasi keuangan yang dibutuhkan murid dalam menjalani kehidupan," ujar Fenny.
Program Tabungan Simpel Bohusami Young dari Bank Pembangunan Daerah Sulutgo ini diharapkan mampu membangun kebiasaan menabung di kalangan pelajar. Inisiatif ini sejalan dengan gerakan nasional menuju Indonesia Emas, dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.