Persaingan di segmen ponsel lipat kian memanas. Google disebut perlu bekerja lebih keras untuk seri penerusnya, Pixel 12 Pro Fold, menyusul peluncuran Pixel 11 Pro Fold yang dinilai pas-pasan oleh standar industri. Berat, baterai, dan kamera menjadi tiga sektor utama yang paling disorot.
Beberapa pesaing seperti Find N6 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra dinilai lebih unggul dalam hal ketipisan desain, ketahanan baterai, dan kualitas foto. Kondisi ini membuat langkah Google selanjutnya menjadi krusial untuk menjaga daya saingnya di pasar.
Soal harga, kemungkinan besar tidak akan ada perubahan signifikan. Pixel 11 Pro Fold saat ini dibanderol mulai US$1.899 (sekitar Rp 30,3 juta). Dengan kondisi kelangkaan memori yang masih berlanjut, ada indikasi kuat harga tersebut akan dipertahankan untuk Pixel 12 Pro Fold.
Bahkan, situasi kelangkaan memori disebut bisa lebih parah tahun depan. Hal ini berpotensi membuat tahun 2027 menjadi siklus upgrade yang sulit, dengan kemungkinan kenaikan harga di seluruh industri.
Untuk jadwal peluncuran, Google diperkirakan akan kembali memilih bulan Agustus. Rentang waktu tersebut dinilai sebagai momen yang tepat untuk merilis ponsel anyar, dan belum ada alasan bagi Google untuk mengubah strategi ini.
Meski desain Pixel 11 Pro Fold yang membulat dinilai nyaman digunakan, bobotnya masih menjadi masalah. Dengan berat 239 gram, ponsel ini setidaknya 20 gram lebih berat dibandingkan kebanyakan ponsel lipat lain di pasaran.
Keunggulan ketahanan debu dan air berstandar IP68 yang dimiliki Google memang menjadi pembeda, tetapi hal itu tidak berarti jika ponsel terlalu berat untuk digunakan dengan nyaman. Target yang realistis untuk Pixel 12 Pro Fold adalah mencapai bobot di bawah 220 gram.
Untuk menekan bobot, Google tahun ini menggunakan baterai berkapasitas 4.800mAh. Konsekuensinya, Pixel 11 Pro Fold menjadi satu-satunya ponsel lipat dengan baterai di bawah 5.000mAh. Google mengandalkan efisiensi chip Tensor G6, namun hal itu dinilai tidak cukup di tahun 2026.
Sektor kamera juga menjadi pekerjaan rumah besar. Pixel 11 Pro Fold memang mendapatkan kamera utama baru, tetapi lensa pendukungnya tidak berubah. Google tertinggal dari kompetitor yang sudah membuat lompatan lebih jauh di bidang ini.
Yang paling disayangkan, Pixel 11 Pro Fold tidak mendapatkan fitur kamera anyar yang ada di Pixel 12 Pro, seperti zoom 120x. Kekurangan inilah yang harus segera dibenahi Google pada generasi berikutnya agar tidak terus tertinggal.