Paskibraka 2026: Celina Olivia dari Kalbar Dipercaya Bawa Baki Bendera Pusaka di Istana Merdeka

Penulis: Dedi Supriadi  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 10:49:01 WIB
Celina Olivia dari Kalimantan Barat dipercaya membawa baki bendera pusaka dalam upacara Paskibraka 2026 di Istana Merdeka.

SULAWESI UTARA — Upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka tahun ini mengusung tema "Indonesia Berdaulat". Di tengah rangkaian prosesi, posisi pembawa baki menjadi salah satu yang paling krusial karena menentukan jalannya momen pengibaran bendera pusaka. Celina, putri dari Bapak Intonius dan Ibu Anastasia, duduk di posisi tersebut mewakili Provinsi Kalimantan Barat.

Posisi Kunci Lainnya dalam Formasi Inti Paskibraka

Selain Celina, sejumlah nama dari berbagai daerah juga mengisi peran vital dalam formasi utama. Untuk posisi cadangan pembawa baki, tugas dipercayakan kepada Eighteen Jeanette Hekboy, siswi SMA Negeri 1 Kupang yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Komando lapangan berada di tangan dua orang. Achmad Fachri Mubarok dari SMKN 1 Kota Jambi ditunjuk sebagai Komandan Kelompok 8, sementara Ahmad Raditya dari SMK Penerbangan AAB Adi Sucipto, perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta, memimpin Komandan Kelompok 17.

Tugas Pengerek dan Pembentang Bendera

Dua peran teknis yang menentukan kesempurnaan momen pengibaran juga telah ditetapkan. I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti, Paskibraka asal Kalimantan Selatan yang bersekolah di SMAN 7 Banjarmasin, bertugas sebagai pengerek bendera. Adapun M. Aryo Wira Zandhyka Y dari SMAN 7 Kota Bengkulu mengemban amanah sebagai pembentang bendera.

Komandan Kompi dari Korps Marinir

Pengawasan keseluruhan formasi Paskibraka berada di bawah Kapten Mar Rachmatsah Adi Putera. Saat ini ia menjabat sebagai Komandan Kompi Senapan H Yonif 9 Brigif 4 BS Korps Marinir, sebuah posisi yang menegaskan standar kedisiplinan militer dalam upacara kenegaraan tersebut.

Antusiasme Warga Mewarnai Kawasan Istana

Ribuan warga telah memadati kawasan kompleks Istana Kepresidenan sejak pagi untuk menyaksikan langsung jalannya upacara. Mereka rela berdesakan demi mendapat tempat terbaik untuk melihat momen pengibaran bendera yang dilakukan oleh para pelajar terpilih dari seluruh Indonesia.

Proses seleksi Paskibraka sendiri dikenal sangat ketat, meliputi tes fisik, mental, hingga kepribadian. Kepercayaan yang diberikan kepada Celina dan rekan-rekannya menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah asal masing-masing, sekaligus puncak dari latihan panjang yang mereka jalani selama berbulan-bulan.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top