PT Global Emas Jaya Serahkan Santunan Duka ke Keluarga Korban Tragedi Drag Race Kotamobagu, Total Korban Meninggal Belum Dirinci

Penulis: Dedi Supriadi  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:31:31 WIB
PT Global Emas Jaya menyerahkan santunan duka kepada keluarga korban tragedi drag race di Kotamobagu.

KOTAMOBAGU — Kepedulian terhadap keluarga korban tragedi Drag Race dan Drag Bike di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, diwujudkan PT Global Emas Jaya dengan menyalurkan santunan duka. Bantuan tersebut diserahkan melalui perwakilan perusahaan dan diterima langsung oleh masing-masing keluarga korban yang meninggal dunia.

Direktur PT Global Emas Jaya, Asri Mamonto, membenarkan bahwa seluruh santunan telah rampung disalurkan. "Sudah diserahkan ke masing-masing keluarga korban," singkatnya kepada media, Senin (16/6/2025).

Asri yang akrab disapa Ali menyebutkan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati perusahaan terhadap keluarga yang tengah menghadapi kehilangan. Pihaknya berharap santunan itu dapat sedikit meringankan beban keluarga sekaligus memberikan dukungan moral setelah kehilangan anggota keluarga secara mendadak.

Keluarga Korban Ungkap Rasa Terima Kasih di Tengah Duka

Di tengah suasana berkabung, bantuan tersebut rupanya menyentuh hati keluarga korban. Mereka mengaku terharu karena masih ada pihak yang datang memberikan perhatian dan bantuan di masa-masa sulit.

Keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih atas santunan yang diberikan. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan hanya soal materi, melainkan juga penguat untuk menghadapi hari-hari berat setelah kehilangan orang yang dicintai.

"Sukur mo Anto (terima kasih). Semoga Allah SWT akan membalas dengan beribu kebaikan," ucap salah satu keluarga korban.

Luka Mendalam Tragedi Drag Race di Upai

Tragedi di Upai telah meninggalkan luka mendalam bagi banyak keluarga. Sejumlah korban meninggal dunia, sementara korban lainnya masih menjalani perawatan akibat luka yang dialami.

PT Global Emas Jaya sebelumnya menyampaikan komitmen untuk memberikan santunan kepada keluarga korban. Kini, bantuan tersebut telah diserahkan secara langsung.

Di tengah kehilangan yang tak mungkin diganti, uluran tangan ini memang tidak menghapus duka. Namun, kehadiran pihak luar bisa membuat keluarga yang berduka merasa sedikit lebih kuat untuk melanjutkan hari.***

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: bolmongraya.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top