MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengawali rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut dengan sejumlah program yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Selain pembebasan denda pajak kendaraan, pemerintah turut menyalurkan bantuan bibit kelola dan menginstruksikan pembagian bendera Merah Putih kepada rumah tangga yang belum memiliki.
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, memimpin langsung apel pencanangan yang mengusung tema "Sulawesi Utara Melaju", akronim dari Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Tema ini selaras dengan arahan nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Salah satu program yang paling dinantikan masyarakat adalah Keringanan Pajak Merdeka. Kebijakan ini memberikan relaksasi signifikan bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Sulut.
Gubernur Yulius meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi ujung tombak sosialisasi agar masyarakat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal sebelum berakhir pada akhir September 2026.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah menyerahkan secara simbolis 2.051 bibit pohon kelapa. Penyerahan ini merupakan bagian dari bantuan pemerintah pusat yang mencapai sekitar 2,75 juta bibit kelapa untuk Sulawesi Utara.
Program ini diharapkan mampu memperkuat sektor perkebunan, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.
Menutup sambutannya, Gubernur Yulius memberikan lima instruksi tegas kepada seluruh perangkat daerah. Arahan ini mencakup penggelorakan semangat kemerdekaan melalui pemasangan bendera dan umbul-umbul, serta menjaga profesionalisme pelayanan publik.
"Saya mengajak seluruh ASN dan masyarakat Sulawesi Utara untuk mendukung dan menyukseskan seluruh rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI dan HUT Provinsi Sulawesi Utara tahun ini. Mari kita kobarkan semangat juang para pahlawan, rapatkan barisan, dan buktikan bahwa Sulawesi Utara siap menjadi pilar utama menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. NKRI Harga Mati," pungkas Gubernur Yulius.
Selain memeriahkan dengan lomba gerak jalan, Pekan Budaya Sulut 2026, dan bazar UMKM, pemerintah juga mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Instruksi khusus diberikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak El Nino seperti kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta ancaman terhadap ketahanan pangan.
Seluruh rangkaian kegiatan akan diisi dengan pertandingan persahabatan antarpejabat dan Forkopimda, pertandingan olahraga, hingga bazar UMKM sebagai upaya mendorong kebangkitan ekonomi kreatif lokal.