Bareskrim Gerebek Kelab Malam Five Stars di Denpasar, 53 Orang Diamankan dalam Operasi Narkoba Dini Hari

Penulis: Dedi Supriadi  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 12:36:01 WIB
Petugas gabungan Bareskrim Polri mengamankan 53 orang dalam penggerebekan narkoba di kelab malam Five Stars, Denpasar, Bali, Jumat (7/8/2026) dini hari.

SULAWESI UTARA — Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bergerak cepat membongkar praktik peredaran narkoba di tempat hiburan malam (THM) kawasan Denpasar. Sebanyak 53 orang yang berada di kelab malam Five Stars kini berstatus tersangka dan saksi dalam kasus yang tengah dikembangkan penyidik.

Pengungkapan ini dilakukan tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC pada Jumat dini hari, sekitar pukul 00.40 WITA. Operasi dipimpin Kombes Handik Zusen, Kombes Kevin Leleury, dan AKBP Titus Yudho Ully.

Manajemen THM Terlibat dalam Peredaran

Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa penggerebekan ini menyasar pihak manajemen tempat hiburan malam tersebut. Hal ini menunjukkan praktik peredaran narkoba tidak hanya dilakukan perorangan, tetapi melibatkan pengelola lokasi.

"Bahwa pada hari Jumat dini hari, tanggal 7 Agustus 2026, sekitar pukul 00.40 WITA, telah melakukan pengungkapan kasus peredaran narkoba di tempat hiburan malam (THM) Five Stars, yang berlokasi di Kota Denpasar, Bali yang dilakukan oleh pihak manajemen THM tersebut," kata Eko dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).

53 Orang Diamankan Beserta Barang Bukti

Dari total 53 orang yang diamankan, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti narkoba dengan berbagai jenis. Namun, Eko belum merinci lebih jauh jenis dan jumlah barang bukti yang berhasil disita dari lokasi penggerebekan.

"Petugas tim gabungan mengamankan 53 orang dalam operasi tersebut, yang berstatus sebagai tersangka dan saksi beserta sejumlah barang bukti narkoba berbagai jenis," jelas Eko.

Seluruh pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Denpasar. Penyidik Bareskrim masih mendalami peran masing-masing individu, termasuk kemungkinan adanya jaringan pemasok yang lebih besar di Bali.

Pengembangan Kasus Masih Berlanjut

Eko menegaskan bahwa proses hukum terhadap para tersangka masih berjalan. Penyidik belum dapat mengumumkan detail lengkap kasus ini karena masih menunggu hasil pemeriksaan selesai.

"Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri setelah pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi selesai dilaksanakan," pungkasnya.

Penggerebekan ini menambah daftar panjang operasi pemberantasan narkoba di Bali yang selama ini menjadi salah satu wilayah rawan peredaran narkoba, khususnya di sektor hiburan malam yang menyasar wisatawan domestik maupun mancanegara.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top