SIDRAP — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggandeng Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mengalihkan penggunaan LPG di sektor pertanian melalui program irigasi berbasis Bright Gas 5,5 kg. Sebanyak 25 petani di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Wattang Sidenreng, menjadi penerima perdana bantuan tabung untuk mengoperasikan pompa air sawah.
Langkah ini diambil di tengah ancaman kekeringan yang kerap memicu gagal panen. Dengan bahan bakar non-subsidi, petani diharapkan bisa memompa air secara lebih optimal tanpa bergantung pada LPG 3 kg yang diperuntukkan bagi rumah tangga miskin.
Penyaluran perdana dilakukan bersama Agen NPSO PT Gasmita. Para petani tidak membeli tabung secara langsung, melainkan melalui skema peminjaman dari agen. Untuk 100 tabung pertama, Pertamina memberikan potongan harga Rp15.000 per tabung.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyebut program ini sebagai bentuk inovasi layanan energi yang adaptif. "Melalui program ini, kami menghadirkan solusi energi untuk mendukung operasional pompa air irigasi, terutama saat musim kemarau," ujarnya di Sidrap, Selasa.
Lilik menambahkan, kolaborasi dengan Pemkab Sidrap diharapkan mampu memperluas pemanfaatan Bright Gas sekaligus mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya.
Selain menjawab kebutuhan irigasi, program ini menyasar persoalan distribusi LPG bersubsidi. Selama ini, sebagian kalangan usaha tani masih menggunakan LPG 3 kg untuk mesin pompa, padahal segmen tersebut seharusnya menjadi jatah masyarakat miskin.
Dengan beralihnya sektor usaha tani ke Bright Gas non-subsidi, alokasi LPG 3 kg diharapkan lebih tepat sasaran. Pertamina menargetkan program ini meluas ke kelompok tani lain di Kabupaten Sidrap dalam waktu dekat.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga menyiapkan program lanjutan berupa trade in atau penukaran tabung Bright Gas bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Sidrap. Langkah ini bagian dari upaya mempercepat peralihan konsumsi LPG bersubsidi ke non-subsidi di kalangan pegawai negeri.
Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif mengapresiasi dukungan Pertamina dalam menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian di wilayahnya. Ia menilai kehadiran energi alternatif ini penting bagi petani yang selama ini kesulitan mendapatkan bahan bakar saat musim kemarau.
Masyarakat yang membutuhkan informasi produk, layanan, atau ingin melaporkan indikasi pelanggaran distribusi LPG dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) di nomor 135.