SULAWESI UTARA — Vietnam datang ke markas Timnas Indonesia dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah berpesta gol di dua pertandingan sebelumnya. Kim Sang-sik, pelatih asal Korea Selatan, disebut telah menyiapkan senjata rahasia yang bisa meledak kapan saja di laga yang disiarkan langsung pada pukul 20.30 WIB tersebut.
Nama Rafaelson, atau yang kini resmi berganti nama menjadi Nguyen Xuan Son, jelas menjadi momok utama. Striker naturalisasi asal Brasil ini baru mencetak satu gol di Piala AFF 2026, namun rekam jejaknya di ajang ini sulit untuk dibantah.
Sejak debutnya pada Desember 2024 lalu, Xuan Son telah mengoleksi total 12 gol dari 11 pertandingan. Pada edisi Piala AFF 2024, ia bahkan keluar sebagai top scorer dengan torehan tujuh gol, sebuah bukti bahwa insting mencetak golnya tidak pernah hilang.
Jika lini belakang Timnas Indonesia lengah sedetik saja, ledakan dari mantan pemain yang sempat berkarier di Liga Vietnam ini bisa menjadi penentu hasil akhir pertandingan.
Perhatian khusus juga harus diberikan kepada Nguyen Dinh Bac. Winger berusia 21 tahun ini memang ditarik keluar pada menit ke-41 saat melawan Singapura karena menyia-nyiakan banyak peluang. Namun, performa buruk di satu laga tidak lantas menghapus kualitasnya.
Di laga pembuka Grup A, Dinh Bac tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol dan satu assist. Ia bahkan masih menjadi penyumbang gol terbanyak Vietnam di turnamen ini. Kim Sang-sik kemungkinan besar akan menurunkan pemain muda ini untuk membuktikan kembali ketajamannya di Stadion Pakansari.
Ancaman lainnya datang dari lini tengah. Do Hoang Hen, yang memiliki nama asli Hendrio Araujo da Silva, mulai mendapatkan kepercayaan penuh dari Kim Sang-sik. Pemain berusia 32 tahun ini sukses mencetak dua gol saat Vietnam menghadapi Timor Leste.
Catatan tersebut menambah koleksinya sejak debut pada Maret 2026. Kualitas umpan dan visi bermainnya akan menjadi ujian serius bagi barisan pertahanan Timnas Indonesia yang dikawal Rizky Ridho. Kombinasi antara pengalaman Xuan Son, kecepatan Dinh Bac, dan kreativitas Hoang Hen membuat lini serang Vietnam menjadi lebih hidup dan sulit ditebak.
John Herdman pun dituntut untuk mencari formula tepat di sektor pertahanan. Pertandingan melawan Vietnam akan menjadi ujian sesungguhnya untuk mengukur kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.