SULAWESI UTARA — Kondisi Persija Jakarta di Grup B Piala Presiden 2026 memang rumit. Hasil imbang 2-2 melawan juara bertahan Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (27/9/2026), plus kemenangan Persebaya atas PSMS Medan di laga lain, membuat klasemen tak berpihak pada tim ibu kota.
Tim asuhan Shin Tae-yong saat ini baru mengemas satu poin. Sementara Persebaya sudah memastikan tempat di semifinal dengan enam poin. Port FC yang sudah memainkan tiga laga juga mengoleksi empat poin.
Artinya, di pertandingan terakhir, Persija wajib mengalahkan PSMS dengan selisih gol setinggi mungkin. Di sisi lain, Persebaya yang tak lagi memiliki beban harus bisa mengalahkan Port FC dengan skor besar.
Jika dua skenario itu terjadi, Persija, Port FC, dan mungkin PSMS akan memiliki poin yang sama. Namun, Persija akan unggul dalam urusan selisih gol, mengingat mereka harus menang besar sementara Port FC kalah besar.
Perjalanan Persija di laga kedua sebenarnya cukup heroik. Sempat tertinggal 0-2 akibat gol Peeradol Chamrasamee dan Issam Al-Sabhi, Macan Kemayoran menunjukkan perlawanan. Arlyansyah Abdulmanan dan Stjepan Loncar sukses menyamakan kedudukan di babak kedua.
Namun, hasil imbang itu tak cukup untuk memperbaiki posisi mereka. Kemenangan Persebaya beberapa jam kemudian membuat peluang Persija ke semifinal kian menipis.
Persebaya Surabaya menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke semifinal. Kemenangan atas PSMS membuat mereka tak terkalahkan di dua laga awal. Meski begitu, laga terakhir melawan Port FC tetap krusial bagi Persija.
Bajul Ijo diprediksi tetap akan tampil maksimal meski sudah lolos. Sebab, kemenangan akan menjaga momentum mereka jelang semifinal. Namun, faktor rotasi pemain tetap menjadi pertimbangan pelatih Persebaya.
Laga penentuan Grup B akan digelar Sabtu (1/8/2026) di waktu yang sama. Persija akan menghadapi PSMS Medan, sementara Persebaya menjamu Port FC. Kedua laga akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo.
Persija tak hanya butuh kemenangan. Mereka harus mengejar defisit selisih gol yang cukup besar. Saat ini, Port FC unggul dalam hal tersebut. Itu sebabnya, target utama Macan Kemayoran adalah mencetak gol sebanyak mungkin tanpa kebobolan.
Satu hal yang pasti, Persija tak lagi memegang kendali penuh atas nasib mereka sendiri. Doa dan kerja keras harus berjalan beriringan di laga pamungkas nanti.