SULAWESI UTARA — Layanan kesehatan gigi gratis itu digelar di dua lokasi, yaitu Desa Kokar, Kecamatan Alor Barat Laut, dan Posyandu Lipa B, Kecamatan Teluk Mutiara. Total ada 74 relawan lintas profesi yang diterjunkan ke lapangan, terdiri dari 21 dokter gigi umum dan spesialis, tiga relawan nonmedis, serta 50 anggota komunitas Basecamp Melangkiki. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan bergabung untuk melayani warga yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas kesehatan gigi.
Co-Founder Kembara Nusa drg. Stella Valentina menjelaskan, Alor menjadi prioritas karena tingginya tantangan akses layanan kesehatan gigi di wilayah kepulauan. “Tujuan kami bukan hanya menangani keluhan, tetapi juga membantu masyarakat mencegah masalah gigi berulang. Karena itu, pemeriksaan dan perawatan selalu kami lengkapi dengan edukasi menyikat gigi yang benar dan pentingnya pemeriksaan rutin,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).
Bagi Yayasan Kembara Nusa, kegiatan di Alor merupakan bakti sosial keempat yang digelar di Nusa Tenggara Timur. Lebih dari itu, ini adalah program pengabdian tahunan kedelapan sejak yayasan berdiri pada 2018. Kolaborasi dengan BRI Peduli memungkinkan layanan ini menjangkau lebih banyak warga di wilayah yang selama ini luput dari perhatian.
Program ini memadukan tiga pendekatan sekaligus: pemeriksaan menyeluruh, perawatan langsung, dan edukasi. Para dokter gigi tidak hanya mencabut atau menambal gigi, tetapi juga mengajarkan cara menyikat gigi yang benar kepada anak-anak dan orang dewasa. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka penyakit gigi dan mulut yang masih tinggi di daerah terpencil.
Bagi warga Alor, kehadiran tim medis ini menjadi angin segar. Sebagian besar pasien datang dengan keluhan gigi berlubang dan nyeri akut yang sudah berbulan-bulan tidak tertangani. Dengan adanya layanan gratis, mereka tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke puskesmas atau kota untuk mendapatkan perawatan.
Selain menangani kasus akut, program ini juga menanamkan kebiasaan baru. Edukasi tentang pentingnya pemeriksaan rutin setiap enam bulan sekali menjadi bekal bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi secara mandiri. Dengan sinergi antara BRI, Kembara Nusa, dan relawan, diharapkan kualitas hidup masyarakat di wilayah 3T perlahan meningkat, dimulai dari senyum yang lebih sehat.