Momen Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib Antar Putra ke SMP, Ajak Ayah Lakukan Gerakan GAMAS

Penulis: Boyke Sihombing  •  Senin, 13 Juli 2026 | 13:16:16 WIB
Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib mengantar putranya ke SMP Negeri 4 sebagai dukungan gerakan GAMAS.

KOTAMOBAGU — Di tengah jadwal memimpin daerah, dr. Weny Gaib menyempatkan diri mengantar Fathan, putranya, yang baru masuk sebagai siswa di SMP Negeri 4 Kotamobagu. Momen itu ia unggah di media sosial pribadi, memperlihatkan dirinya berdiri di gerbang sekolah.

Bagi Weny, aktivitas sederhana itu bukan soal rutinitas. Ia menilai kehadiran ayah di pagi hari bisa membangun kedekatan emosional dan rasa percaya diri anak sebelum memulai pelajaran.

“Pagi ini saya turut mendukung dan mengajak seluruh para ayah di Kota Kotamobagu untuk mengambil peran aktif dalam pendidikan dan tumbuh kembang anak melalui GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah),” tulis Weny dalam unggahannya.

GAMAS: Budaya Positif untuk Keluarga

Lewat gerakan ini, Weny berharap para ayah tak sekadar menjadi pencari nafkah. Ia ingin mereka hadir dalam momen-momen kecil yang membentuk karakter anak.

“Mengantar anak ke sekolah bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momen berharga untuk membangun kedekatan, memberikan semangat, serta menanamkan rasa percaya diri kepada anak,” ungkapnya.

Weny menambahkan, pendidikan yang berkualitas tidak hanya lahir dari ruang kelas. Perhatian dan kasih sayang orang tua di rumah, terutama dari figur ayah, menjadi fondasi penting.

“Mari kita jadikan gerakan ini sebagai budaya positif di keluarga-keluarga Kota Kotamobagu. Karena pendidikan yang berkualitas dimulai dari perhatian dan kasih sayang orang tua, baik ibu maupun ayah. Ayah hadir, anak semangat belajar, dan keluarga semakin kuat,” tutupnya.

Dari Gerbang Sekolah ke Kebijakan Publik

Ajakan Weny Gaib ini bukan sekadar seruan personal. Sebagai kepala daerah, ia memiliki pengaruh untuk mendorong kebijakan yang mendukung peran ayah dalam pendidikan anak, seperti pengaturan jam kerja atau penyediaan ruang tunggu orang tua di sekolah.

Belum ada kebijakan konkret yang diumumkan terkait GAMAS. Namun, dengan dibagikannya momen ini ke publik, Weny memberikan contoh langsung bahwa pemimpin daerah pun bisa meluangkan waktu untuk urusan keluarga.

Langkah ini disambut positif oleh sejumlah warga Kotamobagu di kolom komentar media sosial. Mereka menganggap gerakan tersebut relevan di tengah kesibukan orang tua yang kerap melupakan pendampingan anak di pagi hari.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: kroniktotabuan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top