Gubernur Sulut Resmikan Layanan Cuci Darah di RS Manembo-nembo Bitung, 180 Pasien Tak Perlu Lagi ke Manado

Penulis: Dedi Supriadi  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 19:54:01 WIB
Gubernur Sulut meresmikan layanan cuci darah di RS Manembo-nembo Bitung, Senin (6/1).

BITUNG — Wakil Ketua DPRD Kota Bitung Ronald Gunawan Kansil (RGK) mengapresiasi peresmian Unit Pelayanan Hemodialisis di UPTD RS Manembo-nembo oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, Senin (6/1). Menurut RGK, fasilitas ini menjadi kabar baik bagi warga Bitung yang selama ini kesulitan mengakses layanan cuci darah.

“Ini tentu sangat membantu masyarakat Bitung. Selama ini banyak pasien harus ke Manado untuk cuci darah. Sekarang layanan itu sudah tersedia di Kota Bitung sehingga beban masyarakat menjadi jauh lebih ringan,” kata RGK saat diwawancarai media ini.

Empat Mesin Hemodialisis Jadi Langkah Awal

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menghibahkan empat unit mesin hemodialisis untuk memulai operasional unit ini. RGK menyebut jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan, mengingat terdapat sekitar 180 pasien asal Bitung yang membutuhkan terapi rutin.

“Memang kebutuhan masih cukup besar. Tetapi dengan adanya empat mesin ini, pelayanan sudah bisa dimulai dan secara bertahap akan terus ditingkatkan. Ini bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap masyarakat Bitung,” ujarnya.

Biaya, Waktu, dan Tenaga yang Terkuras ke Manado

Selama ini, pasien gagal ginjal asal Bitung harus menempuh perjalanan ke Manado setiap pekan untuk menjalani hemodialisis. RGK menilai kondisi tersebut tidak hanya menguras biaya transportasi, tetapi juga tenaga dan waktu pasien serta keluarganya.

Politisi Partai Gerindra itu berharap kehadiran layanan ini bisa memutus rantai ketergantungan warga Bitung pada rumah sakit di luar kota. “Ini bukan hanya soal peresmian gedung atau alat baru, tetapi bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” kata RGK.

Harapan: Tak Cuma Alat, tapi Juga Tenaga Medis

RGK mendorong agar dukungan pemerintah provinsi tidak berhenti pada pengadaan alat kesehatan. Ia meminta perhatian berlanjut pada peningkatan kapasitas RS Manembo-nembo, termasuk penambahan tenaga medis spesialis dan fasilitas penunjang lainnya.

“Kami di DPRD tentu mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Harapan kami, rumah sakit ini terus berkembang sehingga masyarakat tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan yang sebenarnya bisa dilakukan di Bitung,” ujarnya.

Menurut RGK, peresmian unit hemodialisis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Bitung, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap sinergi tersebut terus terbangun demi menghadirkan pelayanan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: detikmanado.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top