Wamentan Sudaryono Lantik Pengurus HKTI Kepri, Minta Organisasi Jadi Penghubung Petani ke Pusat

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Senin, 29 Juni 2026 | 20:21:01 WIB
Wamentan Sudaryono melantik pengurus HKTI Kepri di Batam sebagai penghubung petani ke pemerintah pusat.

SULAWESI UTARA — Pelantikan berlangsung di Ballroom Harmoni One Hotel, Batam, dan dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Candra serta sejumlah pejabat daerah. Sudaryono dalam sambutannya menyatakan HKTI bukan sekadar organisasi tani biasa, melainkan ujung tombak komunikasi antara pemerintah dan petani di lapangan.

Ruang Komunikasi Langsung ke Kementan

Sudaryono membuka saluran komunikasi langsung bagi pengurus HKTI dan masyarakat untuk menyampaikan persoalan pertanian. Ia meminta organisasi ini aktif mengadvokasi kepentingan petani, bukan sekadar menjadi peserta program.

“Kami ingin persoalan-persoalan yang dihadapi petani bisa cepat diketahui dan dicarikan solusinya. HKTI harus menjadi organisasi yang aktif mengadvokasi kepentingan petani,” ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari rilis resmi.

Menurut Sudaryono, pemerintah saat ini mengarahkan anggaran negara agar lebih efektif untuk program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk infrastruktur pertanian, irigasi, dan alat mesin pertanian.

Potensi Pertanian di Wilayah Kepulauan

Ketua DPD HKTI Kepulauan Riau yang juga Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengakui tantangan utama di daerahnya bukan hanya produksi, tetapi juga pupuk, akses pasar, dan penguatan kelembagaan petani. Meski Kepri merupakan wilayah kepulauan, ia optimistis sektor pertanian tetap bisa dikembangkan.

“Kami akan fokus mengembangkan komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat seperti sayur-mayur, telur, ayam, serta berbagai hasil hortikultura. Semua program tersebut akan disinergikan dengan program pemerintah seperti Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, dan program ketahanan pangan lainnya,” kata Nyanyang.

Ia menyebut HKTI akan menjalankan fungsi sebagai organisasi yang menjembatani aspirasi petani kepada pemerintah sekaligus menyosialisasikan program pusat ke daerah. Kepengurusan baru periode enam tahun ke depan diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan pertanian di Kepri.

Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Salah satu target yang disebut Nyanyang adalah pengembangan komoditas pertanian untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, sayur-mayur, telur, dan ayam menjadi prioritas karena kebutuhan pasokan untuk program tersebut terus meningkat.

HKTI Kepri juga akan bersinergi dengan pemerintah daerah dan pusat dalam pembukaan lahan pertanian baru. Sudaryono sebelumnya menegaskan pemerintah terus mendorong peningkatan produksi pangan nasional, termasuk melalui perluasan lahan di daerah yang memiliki potensi swasembada pangan.

Pelantikan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat serius melibatkan organisasi petani dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan pangan. Dengan kepengurusan baru, HKTI Kepri diharapkan mampu membuktikan diri sebagai mitra yang efektif, bukan sekadar simbol.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: infotoday.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top