Polisi Bekasi Tangkap Sopir Truk Maut, Tiga Motor Ringsek Akibat Rem Blong

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Senin, 29 Juni 2026 | 15:18:31 WIB
Polisi Bekasi mengamankan sopir truk yang terlibat kecelakaan tabrakan beruntun di Jalan Raya Narogong.

SULAWESI UTARA — Korban tewas diketahui bernama Ahmad Roni (34), warga Tambun Selatan, yang meninggal di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah di bagian kepala. Lima korban luka-luka dilarikan ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid dan RS Ananda. Hingga Rabu pagi, dua korban masih menjalani perawatan intensif.

Dugaan Rem Blong dan Kronologi Tabrakan Beruntun

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Olivia Pasaribu, mengatakan truk bermuatan pasir itu melaju dari arah timur ke barat di Jalan Raya Narogong. "Sesampainya di tanjakan, pengemudi kehilangan kendali. Truk oleng ke kanan dan menghantam lima motor yang tengah berhenti di lampu merah," ujarnya di lokasi kejadian, Selasa malam.

Petugas menemukan jejak rem sepanjang 15 meter di aspal, yang memperkuat dugaan sistem pengereman tidak berfungsi optimal. Truk baru berhenti setelah menabrak tiang listrik di pinggir jalan. Satu unit motor hancur total, dua lainnya ringsek parah.

Status Hukum Sopir dan Langkah Kepolisian

Sopir berinisial S kini ditahan di Mapolres Metro Bekasi Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menjeratnya dengan Pasal 310 ayat (3) dan (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang ancaman hukumannya maksimal enam tahun penjara.

Petugas juga menyita kendaraan truk untuk diuji kelayakan teknis di laboratorium forensik. "Kami akan periksa sistem rem, kondisi ban, dan muatan kendaraan. Jika terbukti ada unsur kelalaian berat, tersangka bisa dijerat pasal yang lebih tinggi," kata Olivia.

Kerugian Warga dan Imbauan Keselamatan

Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan panjang di ruas Jalan Raya Narogong selama lebih dari dua jam. Sejumlah pengendara yang motornya ringsek mengaku mengalami kerugian material hingga puluhan juta rupiah. "Motor saya baru dua bulan. Sekarang ringsek total, enggak bisa dipakai," keluh Suryadi (28), salah satu pemilik motor yang tertabrak.

Polisi mengimbau pengemudi truk dan angkutan berat untuk melakukan pemeriksaan kendaraan secara berkala, terutama sistem rem sebelum beroperasi. "Kami akan meningkatkan patroli dan razia kendaraan angkutan barang di titik rawan kecelakaan seperti tanjakan dan turunan," pungkas Olivia.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top