Transaksi Digital di Sulut Tembus Rp 4,15 Triliun, Bank Mandiri Gencarkan Literasi Keuangan Pelajar Lewat Program Simpel dan Tabungan Next-G

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:07:52 WIB
Transaksi digital di Sulawesi Utara mencapai Rp 4,15 triliun pada 2024, didukung oleh pertumbuhan pengguna Livin' by Mandiri dan e-commerce.

MANADO — Angka transaksi digital di Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan tren ekspansif. Bank Mandiri mencatat volume transaksi melalui kanal digital di wilayah ini mencapai Rp 4,15 triliun pada 2024, didorong oleh peningkatan jumlah pengguna Livin' by Mandiri dan layanan e-commerce. Regional CEO Bank Mandiri VII, Agus Sulistiyono, menyebutkan pertumbuhan ini tidak hanya terpusat di Manado, tetapi juga merata di kota-kota seperti Bitung, Tomohon, dan Kotamobamu.

Literasi Keuangan Mulai dari Bangku Sekolah

Beriringan dengan pertumbuhan transaksi digital, Bank Mandiri menggencarkan program literasi keuangan sejak usia dini. Dua produk yang menjadi ujung tombak adalah Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) dan Tabungan Next-G. "Kami ingin generasi muda Sulut tidak hanya piawai bertransaksi digital, tetapi juga memahami konsep menabung dan perencanaan keuangan," ujar Agus dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Selasa (18/2/2025).

Program Simpel dirancang khusus untuk pelajar tingkat SD hingga SMA dengan setoran awal ringan dan bebas biaya administrasi bulanan. Sementara itu, Tabungan Next-G menyasar mahasiswa dan generasi milenial awal dengan fitur digital penuh, termasuk integrasi dengan dompet elektronik dan notifikasi real-time.

Target: 20.000 Rekening Pelajar Baru di 2025

Bank Mandiri menargetkan pembukaan 20.000 rekening Simpel dan Next-G baru di Sulut sepanjang 2025. Untuk mencapai target itu, perseroan menggandeng Dinas Pendidikan setempat dan menjalankan program "Bank Mandiri Sahabat Sekolah" yang langsung menyambangi 50 sekolah di Manado, Minahasa, dan Bitung sejak awal tahun ajaran.

Agus menambahkan, edukasi tidak berhenti pada pembukaan rekening. Pihaknya juga menggelar workshop keuangan digital bagi guru dan orang tua murid agar literasi keuangan berjalan berkesinambungan di lingkungan rumah dan sekolah.

Fakta Singkat: Program Literasi Digital Bank Mandiri di Sulut

  • Volume transaksi digital 2024: Rp 4,15 triliun, tumbuh 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Target rekening baru 2025: 20.000 rekening Simpel dan Next-G di seluruh Sulut.
  • Jangkauan sekolah: 50 sekolah di Manado, Minahasa, dan Bitung telah dikunjungi.

Mengapa Program Ini Penting bagi Warga Sulut?

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Robert Sianipar, mengapresiasi langkah Bank Mandiri. Menurut dia, indeks literasi keuangan di Sulut memang masih perlu ditingkatkan, terutama di kalangan pelajar. "Dengan program seperti ini, kami harap generasi muda tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pengelola keuangan yang cerdas," kata Robert.

Program ini juga sejalan dengan strategi nasional Bank Mandiri untuk memperkuat ekosistem perbankan digital di kawasan timur Indonesia. Agus menegaskan, Sulut menjadi salah satu prioritas karena tingkat penetrasi internet dan penggunaan ponsel pintar yang tinggi, terutama di perkotaan.

Ke depan, Bank Mandiri berencana memperluas jangkauan literasi keuangan hingga ke daerah pedalaman seperti Kepulauan Sangihe dan Talaud dengan menggandeng pemerintah desa dan komunitas lokal.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: manadopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top