BRI, BNI, Mandiri Pertahankan Bunga Deposito Awal Juni 2026, BRI Paling Tinggi 3,5%

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 13:03:02 WIB
BRI, BNI, dan Mandiri mempertahankan suku bunga deposito pada awal Juni 2026.

SULAWESI UTARA — Memasuki Juni 2026, tiga bank BUMN—BRI, BNI, dan Mandiri—masih mempertahankan suku bunga deposito mereka di level yang sama. Langkah ini diambil di tengah dinamika pasar keuangan yang masih dipengaruhi arah suku bunga acuan Bank Indonesia.

Bagi masyarakat yang ingin menyimpan dana jangka pendek hingga menengah, stabilitas bunga ini memberikan kepastian. Apalagi, deposito dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

BRI Paling Unggul, Bunga Tenor Tiga Bulan Capai 3,5%

Dari tiga bank BUMN, BRI menawarkan imbal hasil paling kompetitif. Nasabah bisa membuka deposito dengan setoran awal mulai Rp1 juta melalui layanan digital.

Untuk tenor satu bulan, bunga berkisar 3,25% hingga 3,35%. Tenor tiga bulan menjadi yang paling menarik dengan bunga mencapai 3,5%. Sementara itu, untuk tenor enam bulan hingga 36 bulan, bunga berada di level 3%.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan BNI dan Mandiri. BNI menetapkan setoran awal Rp5 juta dengan bunga 2,25% untuk tenor satu bulan, 2,5% untuk tenor tiga bulan, dan 2,75% untuk tenor enam bulan. Mandiri menawarkan bunga 2,25% untuk tenor satu dan tiga bulan, serta 2,5% untuk tenor enam hingga 24 bulan. Nasabah Mandiri bisa membuka deposito mulai Rp1 juta lewat aplikasi Livin’ by Mandiri atau Rp10 juta di kantor cabang.

Likuiditas Jadi Pertimbangan Sebelum Pilih Tenor

Meski bunga BRI lebih tinggi, calon investor tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan likuiditas. Semakin panjang tenor yang dipilih, semakin kecil fleksibilitas untuk menarik dana sebelum jatuh tempo.

Analis menyarankan agar jangka waktu deposito disesuaikan dengan tujuan keuangan masing-masing. Deposito cocok untuk investor konservatif, pensiunan, atau siapa pun yang ingin menyimpan dana darurat dengan risiko rendah dan imbal hasil pasti.

Sepanjang 2026, produk deposito diprediksi masih diminati. Selain keamanan, instrumen ini juga berguna sebagai diversifikasi portofolio saat pasar keuangan sedang bergejolak.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: kayonews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top