Cal Crutchlow Akui Comeback di MotoGP Italia 2026 Jadi Tantangan Tersulit Sepanjang Karier

Penulis: Dedi Supriadi  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 03:36:01 WIB
Cal Crutchlow siap tampil sebagai pengganti Johann Zarco di MotoGP Italia 2026.

SULAWESI UTARA — Crutchlow dipastikan menunggangi motor LCR Honda di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei 2026. Ia mengisi posisi yang ditinggalkan sementara Johann Zarco yang mengalami insiden di Barcelona sebelumnya.

Keputusan comeback ini cukup mengejutkan mengingat Crutchlow sudah pensiun dari kompetisi penuh waktu sejak akhir musim 2020. Setelah gantung helm, ia sempat menjadi pembalap penguji Yamaha sebelum kontraknya berakhir sepenuhnya.

Alasan Sempat Menolak Tawaran LCR Honda

Crutchlow mengaku sempat bimbang saat pertama dihubungi tim LCR Honda. Ia bahkan menolak tawaran tersebut karena sadar sudah terlalu lama tidak memacu motor di level tertinggi.

“Awalnya saya menolak, karena saya sudah lama sekali tidak mengendarai motor. Ada banyak alasan untuk tidak melakukannya,” ungkap Crutchlow melalui laman resmi MotoGP.

Pembalap yang dikenal dengan gaya bicara jujur ini akhirnya menyatakan komitmen penuh setelah melalui berbagai pertimbangan. Namun, ia tetap realistis terhadap tantangan yang akan dihadapi.

Mugello Bukan Lintasan Biasa untuk Comeback

Sirkuit Mugello disebut Crutchlow sebagai salah satu lintasan paling menuntut secara fisik dan teknis. Menurutnya, membalap di Mugello tetap sulit meskipun seorang pembalap berada dalam kondisi kebugaran maksimal.

“Tujuan saya hanyalah untuk meningkatkan kemampuan di setiap sesi. Saya tidak akan bisa mendekati para pembalap lain, saya tahu itu pasti,” jelasnya.

Crutchlow memprediksi akhir pekan ini mungkin menjadi tantangan tersulit sepanjang hidupnya. Ia harus beradaptasi dengan motor Honda RC213V versi terbaru yang sempat diuji coba sebelumnya.

Doa untuk Johann Zarco

Di tengah persiapannya, Crutchlow tidak melupakan rekan setimnya yang cedera. Ia menyampaikan simpati dan doa terbaik bagi kesembuhan pembalap Prancis tersebut.

“Sangat disayangkan, Johann mengalami kecelakaan di Barcelona. Kami semua mengirimkan doa terbaik untuk kesembuhannya dan berharap dia segera kembali,” tambah Crutchlow.

Ia sadar keberadaannya di paddock Italia hanya sebagai pengganti sementara. Prioritas utamanya adalah memberikan kontribusi terbaik bagi tim sambil menunggu Zarco pulih total.

Target Minim Ekspektasi di Balapan Perdana

Crutchlow menegaskan tidak mematok target posisi finis. Level persaingan MotoGP saat ini sangat tinggi dengan jarak antar pembalap yang tipis.

Ia hanya ingin merasakan peningkatan performa di setiap sesi latihan. Pengalaman luasnya diharapkan bisa memberikan data berguna bagi pengembangan motor Honda.

Catatan perjalanan Crutchlow: pensiun sebagai pembalap reguler akhir 2020, menjadi pembalap tes Yamaha, dan kini kembali ke LCR Honda yang pernah dibelanya di masa keemasan.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: babelinsight.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top