MINAHASA SELATAN — Dua dari empat prajurit yang berlaga sukses merebut medali emas di kategori Kata. Serda Rian Ariski menjadi juara pertama pada nomor Kata Perorangan Senior Putra, sementara Serda Azarya Frantino Malumbot menyabet emas di nomor Kata Beregu Junior Senior Putra.
Dua prajurit lainnya harus puas dengan medali perak dan perunggu. Serda Alviano Tatra Jaya Masuneneng meraih posisi kedua pada nomor Kumite Perorangan – 67 Kg Senior Putra, sedangkan Serda Juan Immanuel Horman menjadi juara ketiga pada nomor Kumite Perorangan -60 Kg Senior Putra.
Keberhasilan di atas matras ini tidak lepas dari program latihan yang terstruktur di satuan. Para prajurit disebut menunjukkan performa terbaik berkat disiplin tinggi dan semangat pantang menyerah selama persiapan.
Mereka mampu bersaing ketat dengan atlet-atlet karate unggulan dari berbagai daerah yang juga tampil di turnamen tersebut. Ajang ini menjadi ajang pembuktian bahwa prajurit TNI tidak hanya terlatih di medan tugas, tetapi juga kompetitif di arena olahraga.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus memberikan apresiasi langsung atas torehan prestasi anak buahnya. Menurut dia, capaian ini membuktikan bahwa pembinaan personel di lingkungan Kodam XIII/Merdeka tidak hanya berfokus pada profesionalisme keprajuritan.
"Prestasi yang diraih para prajurit Yonif TP 824/MO'E'A ini merupakan kebanggaan bagi Kodam XIII/Merdeka. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa prajurit TNI memiliki semangat juang, disiplin, dan mental kompetitif yang tinggi," ujar Pangdam dalam keterangan yang diterima, Selasa (3/6).
Ia berharap capaian ini bisa menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan meraih prestasi lebih tinggi. "Harumkan nama satuan, TNI AD, dan Kodam XIII/Merdeka di berbagai ajang," tambahnya.
Raihan medali di ajang JJ Cup ini sekaligus menegaskan komitmen Yonif TP 824/MO'E'A dalam membina sumber daya prajurit. Satuan yang bermarkas di Minahasa Selatan ini konsisten mendorong pengembangan kemampuan personel, baik dalam pelaksanaan tugas pokok pertahanan negara maupun di bidang olahraga.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa prajurit Kodam XIII/Merdeka mampu menyeimbangkan profesionalisme keprajuritan dengan prestasi non-militer. Turnamen karate ini menjadi salah satu wadah untuk mengasah mental juara dan daya saing prajurit di kancah regional.