PLN UIP3B Sulawesi Edukasi Keselamatan Listrik ke 120 Siswa SMP Kristen Tomohon, Ini Materinya

Penulis: Edi Wahyono  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 15:18:01 WIB
PLN UIP3B Sulawesi mengedukasi 120 siswa SMP Kristen Tomohon tentang keselamatan listrik.

TOMOHON — PLN UIP3B Sulawesi menggelar sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan di SMP Kristen Tomohon beberapa waktu lalu. Program ini menyasar pelajar kelas VII hingga IX dengan materi yang disesuaikan untuk usia remaja, mulai dari pengenalan instalasi listrik rumah tangga hingga prosedur evakuasi saat terjadi korsleting.

Materi Edukasi: Dari Stop Kontak hingga Bahaya Kabel Terkelupas

Dalam sesi interaktif, petugas PLN menjelaskan secara langsung cara mengenali peralatan listrik yang sudah tidak layak pakai, seperti kabel terkelupas atau stop kontak longgar. Para siswa juga diajarkan langkah cepat mematikan listrik dari panel utama (MCB) jika terjadi percikan api.

"Kami ingin kebiasaan sadar listrik ini tumbuh dari rumah dan sekolah, bukan setelah terjadi kecelakaan," ujar perwakilan PLN UIP3B Sulawesi dalam keterangan yang diterima media.

Simulasi Evakuasi dan Mitigasi Kebakaran Listrik

Tidak hanya teori, PLN juga mengadakan simulasi sederhana. Siswa dilatih menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan cara menyelamatkan diri jika terjadi kebakaran akibat hubungan arus pendek. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan siswa tentang pemakaian charger ponsel dan risiko mencolokkan banyak perangkat ke satu stop kontak.

Fakta Singkat Edukasi PLN di Tomohon:

  • Lokasi: SMP Kristen Tomohon, Kota Tomohon, Sulawesi Utara
  • Sasaran: 120 siswa kelas VII, VIII, dan IX
  • Materi utama: Pengenalan instalasi rumah tangga, bahaya kabel terkelupas, prosedur evakuasi korsleting
  • Metode: Teori kelas dan simulasi penggunaan APAR

Pencegahan Sejak Dini Tekan Risiko Kebakaran Akibat Listrik

Data PLN mencatat, sebagian besar kecelakaan listrik di rumah tangga dipicu oleh faktor manusia, seperti penggunaan peralatan di luar kapasitas atau instalasi yang sudah usang. Dengan edukasi ini, PLN berharap para siswa bisa menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, baik di rumah maupun di sekolah.

Kegiatan serupa direncanakan berlanjut ke sejumlah sekolah lain di Sulawesi Utara sepanjang tahun ajaran ini. Sekolah yang berminat dapat mengajukan permohonan melalui unit PLN terdekat.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: makassar.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top