MANADO — Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar BRI Manado tahun ini mengambil tema yang lebih luas, tidak hanya sebatas seremonial internal. Pihak bank pelat merah itu secara spesifik menegaskan komitmennya dalam menggaungkan nilai persatuan dan perdamaian, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
Peringatan ini menjadi pengingat bahwa sila ketiga, Persatuan Indonesia, dan sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, memiliki relevansi tinggi. BRI Manado melihat nilai-nilai tersebut sebagai fondasi untuk menjaga harmoni, baik di lingkungan kerja maupun dalam interaksi dengan nasabah dan masyarakat Sulawesi Utara yang plural.
Kegiatan ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh insan BRI untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelayanan perbankan. “Kami ingin menegaskan bahwa semangat persatuan dan perdamaian bukan hanya jargon, melainkan landasan dalam setiap langkah bisnis kami,” ujar perwakilan BRI Manado dalam kesempatan tersebut.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi krusial karena bertepatan dengan tahun politik dan ketidakpastian ekonomi global. BRI Manado berharap, melalui peringatan ini, seluruh elemen bangsa, khususnya di Sulawesi Utara, dapat kembali merajut kebersamaan dan mengedepankan dialog ketimbang perpecahan.
Dalam sambutannya, pihak BRI juga mengaitkan nilai perdamaian dengan stabilitas ekonomi daerah. Menurut mereka, iklim yang damai dan bersatu akan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta investasi di wilayah Manado dan sekitarnya.
BRI Manado menegaskan bahwa peringatan ini bukanlah acara tahunan tanpa tindak lanjut. Ke depan, perusahaan akan terus mengampanyekan nilai-nilai Pancasila melalui program-program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan kegiatan internal. Tujuannya, menciptakan ekosistem kerja yang inklusif dan toleran.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di BRI Manado dihadiri oleh jajaran manajemen dan pegawai. Acara berlangsung khidmat dengan pembacaan teks Pancasila dan doa bersama untuk perdamaian dunia.