BITUNG — Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila berlangsung khidmat di Lapangan Pemerintah Kota Bitung, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa. Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi jajaran Forkopimda termasuk Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, Asops Guskamla Koarmada II Kolonel Laut (P) Dwi Herdian Saputra, Kapolsek Maesa AKP Tuegeh D. Darus, serta perwakilan Sathantai Kodaeral VIII.
Upacara ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Randito Maringka, saat membacakan pidato Kepala BPIP RI, menekankan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol negara.
“Saya mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap toleransi, gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial,” ujar Randito dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia melalui diplomasi dan misi perdamaian PBB. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila mampu membentuk karakter generasi penerus yang membawa bangsa menuju masa depan lebih baik.
Letkol Inf Dewa Made DJ menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus dimaknai sebagai momentum refleksi. “Pancasila harus tetap menjadi ideologi yang hidup dan bekerja (living ideology) dalam keseharian masyarakat,” katanya.
Ia mencontohkan sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah di Kota Bitung sebagai wujud nyata pengamalan nilai gotong royong dan persatuan. Menurut Dandim, kehadiran unsur TNI dan Pemkot Bitung dalam upacara ini mengirimkan pesan kuat bahwa aparat dan pemerintah daerah bersinergi penuh menjaga kedaulatan dan merawat kebhinekaan di Kota Cakalang.
Dandim menekankan bahwa semangat gotong royong, toleransi, persatuan, dan cinta tanah air harus tertanam dalam diri masyarakat. “Sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan bangsa dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila,” pungkasnya.
Kehadiran unsur TNI, Polri, dan Pemkot Bitung dalam satu forum ini menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci menjaga keutuhan NKRI, khususnya di wilayah pesisir seperti Bitung yang memiliki keragaman etnis dan agama.