SULAWESI UTARA — PLN UP3 Luwuk memastikan seluruh proses penyambungan berjalan lancar setelah tim teknis merampungkan serangkaian uji coba (commissioning test) pada jaringan dan gardu. Pengujian ketat ini dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan eksisting dan mencegah gangguan pada pelanggan lain.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan pihaknya siap mengawal industrialisasi di daerah. “Kami memandang sektor industri sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur kelistrikan PLN sangat siap untuk menopang investasi di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Kehadiran pasokan listrik andal disebut akan memacu kapasitas produksi PT Ayo Bangun Banggai secara maksimal. Lebih dari itu, ekspansi operasional industri berskala besar ini diyakini menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang masif, terutama dalam menyerap tenaga kerja lokal di sekitar pabrik.
Direktur PT Ayo Bangun Banggai, Feky Katili, mengapresiasi kecepatan dan profesionalisme PLN. “Proses penyambungan baru ini berjalan lancar tanpa kendala berarti dan sangat membantu kami mengejar target operasional. Kami butuh kepastian pasokan energi tanpa kedip demi menjaga kualitas produk dan efisiensi biaya,” katanya.
Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, menyebut pihaknya terus memetakan potensi pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Banggai. “Kebutuhan listrik yang stabil menjadi faktor determinan bagi kelangsungan perusahaan. Kami perkuat keandalan jaringan di sisi transmisi maupun distribusi,” jelasnya.
PLN berkomitmen memberikan pendampingan jangka panjang, mulai dari pemeliharaan berkala, konsultasi teknis, hingga penanganan aduan cepat. Usman Bangun menambahkan, pihaknya ingin mengirim sinyal kuat kepada pelaku usaha. “Mereka fokus saja pada pengembangan bisnis dan produksi, biar PLN yang urus listriknya. Sinergi ini akan mempercepat kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.