PANGKALPINANG — Otto Hasibuan menegaskan bahwa keaktifan di organisasi kemahasiswaan bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan investasi jangka panjang. Hal ini disampaikannya dalam Seminar Kebangsaan dan Kuliah Umum di Universitas Bangka Belitung (UBB), Kabupaten Bangka, Minggu.
“Aktif dalam organisasi kemahasiswaan sangat berguna, karena dapat mengatur manajemen waktu dan pikiran. Jika mahasiswa bertanya manfaatnya sekarang, tentu saya belum bisa menjawab, namun nanti adik-adik mahasiswa rasakan dan menikmati di akhir perjalanan sebagai mahasiswa,” ujar Otto dalam keterangan yang diterima di Manado.
Wamenko Kumham Imipas itu menekankan bahwa kejernihan berpikir dan kemampuan mengatur waktu harus melekat pada setiap mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa era kini dituntut mampu menjalankan beberapa aktivitas dalam waktu bersamaan tanpa mengorbankan kualitas belajar.
“Belajar sungguh-sungguh harus, tetapi jangan menjadi kutu buku, karena orang sukses tidak hanya pintar di sekolah, tetapi harus pintar dalam kehidupannya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Otto juga mengingatkan bahwa kesuksesan di dunia nyata tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademis. Ia mencontohkan bahwa banyak orang yang pintar di sekolah tetapi gagal di kehidupan nyata karena kurang cakap bersosialisasi dan beradaptasi.
“Saya menyampaikan hal ini agar para mahasiswa tidak sia-sia datang ke kampus untuk mendapatkan manfaat yang besar dan sukses di masa mendatang,” tambahnya.
Seminar bertema “Reformasi Pendidikan dan Kesadaran Hukum sebagai Pondasi Pembangunan Sumber Daya Manusia” ini merupakan rangkaian Dies Natalis UBB. Otto mengaku bangga karena mahasiswa justru mengangkat isu pendidikan daerah sebagai topik diskusi.
“Saya senang bertemu dengan adik-adik mahasiswa ini, karena mereka lebih hebat dibandingkan mahasiswa zaman dulu. Oleh karena itu, saya ingin memberikan semangat bahwa aktif dalam satu organisasi sangat penting,” pungkas Otto.