MANADO — Pelantikan pengurus PWI Sulut yang diketuai Sintya Bojoh dilakukan langsung Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir di Ballroom Sintesa Peninsula Hotel, Manado, Rabu (13/5/2026). Acara itu disaksikan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, unsur Forkopimda, pejabat daerah, serta insan pers dari berbagai wilayah.
Masuknya Jusran dalam jajaran Dewan Pembina dinilai tidak lepas dari perjalanan panjangnya di dunia jurnalistik. Sebelum dikenal sebagai politisi, pria yang akrab disapa JDM itu tumbuh dari ruang redaksi dan aktivitas pers kampus.
Perjalanan jurnalistik Jusran dimulai saat menempuh pendidikan di Makassar pada akhir 1990-an. Pada 1997, ia tercatat sebagai wartawan di Majalah Washilah UIN Makassar dan mengikuti Pendidikan Jurnalistik Dasar hasil kerja sama UIN Makassar dengan Harian Pedoman Rakyat.
Semasa kuliah, ia aktif menulis artikel di Harian Pedoman Rakyat dan Harian Fajar Makassar, dua media berpengaruh di Sulawesi Selatan kala itu. Jusran juga mengikuti kursus singkat jurnalistik kerja sama Harian Fajar dan PKC PMII Sulsel untuk memperkuat kemampuan kepenulisan.
Pengalaman lapangannya semakin matang setelah magang sebagai wartawan di Harian Fajar Makassar, kemudian dipercaya menjadi wartawan di Harian Pedoman Rakyat. Ia juga pernah menjabat redaktur di Majalah Washilah UIN Makassar.
Komitmen Jusran di dunia pers terus berlanjut melalui pelatihan jurnalistik menengah yang melibatkan Harian Pedoman Rakyat, Balai Latihan Pengembangan Masyarakat (BLPM), dan LBH Makassar. Saat masih mahasiswa, ia pernah menjadi pengurus PWI Provinsi Sulawesi Selatan.
Pada 2007, Jusran memutuskan kembali ke Kotamobagu. Bersama Hendra Mokoagow, Rahmat Batalipu, dan sejumlah wartawan lainnya, ia menginisiasi berdirinya Harian Radar Totabuan yang kemudian berkembang menjadi media lokal berpengaruh di Bolaang Mongondow Raya.
Bagi banyak kalangan di Bolaang Mongondow Raya, kiprah Jusran di dunia politik mungkin lebih dikenal. Namun, dari meja redaksi hingga kursi legislatif, perjalanan itu menjadi bagian yang membentuk karakter kepemimpinannya saat ini.