Tarian Kabasaran Sambut Uskup Manado dan Komsos KWI di Warembungan, Family Gathering Bahas Etika Digital

Penulis: Dedi Supriadi  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:33:17 WIB
Tarian Kabasaran menyambut kedatangan Uskup Manado dan rombongan Komsos KWI di Warembungan.

Ketua Panitia Jimmy Senduk mengungkapkan bahwa agenda utama pertemuan ini adalah pendalaman pesan Paus Fransiskus mengenai pentingnya menjaga aspek kemanusiaan di tengah gempuran teknologi. Materi yang dibahas mencakup peluang dan tantangan bagi pastoral Komsos di era digital.

"Agenda yang akan diikuti oleh peserta di antaranya materi pendalaman pesan paus untuk menjaga suara dan wajah manusia, serta melihat peluang dan tantangan bagi pastoral Komsos di tengah perkembangan zaman," ujar Jimmy.

Peserta dari Tiga Provinsi, Tradisi Live-in di Rumah Umat

Pastor Paroki St. Petrus Warembungan, RD Alfianus Windy Tangkuman, menjelaskan bahwa peserta berasal dari utusan paroki di Sulawesi Utara, Gorontalo, hingga Sulawesi Tengah. Dalam pelaksanaannya, Pastor Windy didampingi oleh Ketua Komsos Keuskupan Manado, RD Yohanes Made Pantyasa.

Uniknya, seluruh peserta tidak menginap di hotel atau penginapan, melainkan di rumah-rumah umat Katolik setempat. Konsep live-in ini disebut sebagai tradisi di Paroki Warembungan.

"Ini adalah tradisi di Paroki Warembungan. Setiap kali ada pelaksanaan berskala Keuskupan, baik untuk Orang Muda Katolik (OMK), Sekami, maupun kegiatan lainnya, peserta selalu menginap di rumah umat. Ini adalah bagian dari membangun kebersamaan dan persaudaraan sejati," jelas Seksi Akomodasi, Axelia Kuntag dan Mercy Sambuaga.

Menyambut Minggu Komunikasi Sosial Sedunia

Ketua Komsos Paroki Warembungan, Vinno Taroreh, menekankan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Minggu Komunikasi Sosial Sedunia. Menurutnya, perayaan ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi dalam gereja sekaligus memperkuat kapasitas Komsos paroki untuk misi pewartaan.

"Perayaan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi pengingat betapa pentingnya komunikasi dalam gereja, sekaligus memperkuat kapasitas Komsos paroki untuk misi pewartaan," kata Vinno.

Dukungan Pemda dan Kapolda Sulut

Persiapan logistik dan konsumsi dilaporkan telah mencapai 100 persen. Panitia melalui Ingrid Wongkar dan Claudia Pijoh menyampaikan apresiasi kepada Pemda Minahasa Utara, khususnya Bupati Dr. Joune James Esau Ganda, jajaran Bank SulutGo, serta Kapolda Sulut Irjen Pol Dr. Roycke Langie yang turut mendukung kegiatan ini.

Pertemuan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi pengembangan media gereja yang lebih inklusif dan adaptif terhadap teknologi, tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: detikmanado.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top