Pencarian

Film La Bola Negra Angkat Trauma Generasi, Tayang Perdana di London

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 21:00:31 WIB
Film La Bola Negra Angkat Trauma Generasi, Tayang Perdana di London
Sutradara Javier Calvo dan Javier Ambrossi memaparkan latar belakang film La Bola Negra di ajang Deadline's Contenders London.

SULAWESI UTARA — Sutradara Spanyol Javier Calvo dan Javier Ambrossi memaparkan latar belakang trauma generasi dalam film La Bola Negra di ajang Deadline's Contenders London. Film ini merangkai kisah tiga pria gay yang hidup di tahun 1932, 1937, dan 2017, berakar dari naskah La piedra oscura karya Alberto Conejero (2013) yang terinspirasi drama tak rampung García Lorca. Penélope Cruz turut ambil bagian dalam film ini sebagai penyanyi Cuplé bernama Nené Romero.

Javier Calvo dan Javier Ambrossi mengungkap proses kreatif di balik La Bola Negra saat tampil di panggung Contenders London. Keduanya menyebut film ini lahir dari penelusuran panjang atas warisan sastra García Lorca yang terputus akibat Perang Saudara Spanyol. Naskah La piedra oscura menjadi pintu masuk mereka sebelum akhirnya bertemu dengan empat halaman drama La Bola Negra yang tersimpan di Granada.

Dari Drama Tak Rampung García Lorca

La Bola Negra berpusat pada kisah cinta antara pemain sepak bola Rafael Rodríguez Rapún dan García Lorca selama Perang Saudara Spanyol. Kisah itu kemudian diolah menjadi narasi baru tentang seorang peniup terompet muda bernama Sebastián, diperankan penyanyi-penulis lagu Guitarricadelafuente.

Guitarricadelafuente mengaku langsung terharu saat pertama kali membaca monolog dalam naskah. "When I read in the plane the first monologue, I started to cry… something touched deep inside, like a wound I didn't know I had about like my country and what happened like 90 years ago," ujarnya.

Empat Halaman yang Jadi Peta Karakter

Calvo dan Ambrossi menelusuri jejak drama Lorca dan menemukan bahwa naskah itu tidak pernah selesai. Menurut mereka, La Bola Negra adalah drama pertama Lorca yang hendak menampilkan tokoh gay secara terbuka, sebuah langkah yang revolusioner pada masanya.

"We realized it was the first play he was going to portray a gay character, so it was going to be revolutionary. But he was murdered. He couldn't do it, and we were like, 'What a loss!'" kata Calvo.

Keduanya lalu berangkat ke Granada untuk melihat naskah yang disimpan di Centro Federico García Lorca. Hanya empat halaman yang tersisa, namun menurut mereka halaman-halaman itu menyimpan kekuatan tersendiri.

Ambrossi menyebut halaman pertama berisi daftar karakter yang akan dipakai Lorca. "The beautiful thing about the four pages that exist of the unfinished work by Federico Garcia Lorca is that the first page is a list of characters he was going use," katanya. "It was like a challenge, you know."

Penélope Cruz dan Peran Kecil yang Berkesan

Penélope Cruz bergabung dalam proyek ini sebagai Nené Romero, penyanyi Cuplé yang menghibur para tentara selama Perang Saudara Spanyol. Cruz mengaku mengagumi karya Calvo dan Ambrossi, termasuk The Messiah dan Veneno, dan sempat mengatur pertemuan makan siang dengan keduanya.

"Like after 10 minutes we were friends and then they told me they were writing this movie, and there was a character that they thought about sending, but they thought it was too short. And I told them never worry about that with me. Like I don't choose the material based on how many minutes the character is on screen," tutur Cruz.

Beberapa hari kemudian, Cruz menerima naskah dan langsung jatuh cinta pada karakter Nené. Ia mengaku terkesan dengan kekuatan cerita yang dipegang kedua sutradara.

"A few days later they sent it, and I completely fell in love with the Nené, and I was blown away by this script. I thought I don't know if they realize how incredible and powerful this is what they have in their hands."

La Bola Negra menempatkan Calvo dan Ambrossi pada posisi yang semakin diperhitungkan di industri film Spanyol. Kombinasi warisan sastra, kisah cinta terlarang, dan tiga lini masa berbeda menjadikannya salah satu judul yang paling dinantikan di sirkuit festival internasional.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: deadline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks