Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono ke kediaman Presiden di Hambalang, Jawa Barat. Pertemuan itu membahas penguatan peran Bakom dalam menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat. Presiden menekankan komunikasi pemerintah harus memakai bahasa sederhana agar mudah diterima warga.
JAKARTA — Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke kediaman Presiden di Hambalang, Jawa Barat. Pemanggilan berlangsung pada sore hari dan tercatat dalam unggahan resmi Sekretariat Kabinet.
Agenda utama pertemuan menyangkut penguatan peran Bakom dalam menyampaikan program pemerintah, hasil, dan manfaatnya kepada masyarakat. Turut dibahas upaya membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan warga.
Bakom Diminta Jelaskan Arah Kebijakan, Bukan Sekadar Program
Presiden Prabowo menegaskan komunikasi pemerintah harus mudah diterima dengan menggunakan bahasa yang sederhana. Arahan itu disampaikan langsung dalam pertemuan di Hambalang.
Menurut keterangan resmi Sekretariat Kabinet, Presiden menilai Bakom bukan hanya menyampaikan apa yang dikerjakan pemerintah. Lembaga itu juga diminta menjelaskan arah dan pemikiran di balik setiap kebijakan yang diambil.
Presiden mengingatkan agar Bakom tidak berhenti pada penyampaian informasi kepada masyarakat. Masukan, keluhan, dan kritik warga harus didengarkan untuk kemudian diteruskan kepada kementerian dan lembaga terkait, termasuk kepada Presiden.
Syahganda Nainggolan Dilantik 2 Oktober 2026
Syahganda Nainggolan resmi menjabat Kepala Bakom RI setelah dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara Jakarta, Jumat (2/10). Pada kesempatan sama, Fadli Tri Hartono dilantik sebagai Wakil Kepala Bakom RI.
Pelantikan itu merujuk Keputusan Presiden Nomor 106/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada 1 Oktober 2026.
Dengan pelantikan tersebut, Syahganda secara resmi menggantikan Muhammad Qodari. Qodari pada kesempatan sama dilantik Presiden Prabowo sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) merangkap anggota.
Harapan Komunikasi Pemerintah Lebih Terbuka
Pertemuan di Hambalang diharapkan memperkuat komunikasi pemerintah yang lebih terbuka, dialogis, dan berkesinambungan. Relasi yang dibangun mencakup pemerintah, media, dan masyarakat.
Dengan pola komunikasi tersebut, setiap kebijakan dan pemikiran Presiden diharapkan dapat dipahami secara utuh. Suara dan aspirasi masyarakat juga dipastikan terdengar oleh pemerintah.