SULAWESI UTARA — Josh Greenstein dan Dana Goldberg disiapkan memimpin unit Motion Picture gabungan Paramount Warner Bros di bawah bendera Skydance. Keduanya saat ini menjabat co-chair Paramount Motion Picture dan disebut-sebut sebagai pilihan utama untuk mengelola divisi film raksasa hasil merger tersebut. Kabar ini muncul setelah Michael De Luca dan Pam Abdy dikabarkan tidak ikut serta ke perusahaan baru.
Posisi De Luca dan Abdy di Perusahaan Baru
De Luca dan Abdy disebut mengetahui nasib mereka bukan dari saluran resmi perusahaan, melainkan dari laporan media yang muncul tadi malam. Co-CEO Paramount, David Ellison, dikabarkan tidak pernah menghubungi keduanya secara langsung untuk membahas masa depan mereka. Situasi itu membuat posisi dua eksekutif yang sudah membesarkan Warner Bros sejak Juni 2022 tersebut semakin tidak pasti.
Keduanya sempat memperpanjang kontrak di bawah CEO WBD, David Zaslav, hingga 2030. Namun, kunci masa depan mereka di entitas baru justru bergantung pada apakah Ellison bersedia menghormati syarat kontrak yang ada. Salah satu klausulnya menyebut departemen pemasaran dan distribusi Warner Bros harus melapor ke De Luca dan Abdy. Ketentuan itu disebut sulit dipenuhi Ellison yang dikenal disiplin soal angka.
Warisan Box Office dan Posisi Tawar yang Kuat
Meski posisi mereka belum final, jejak De Luca dan Abdy di Warner Bros tidak bisa diabaikan. Paramount akan mewarisi sekitar 71 judul film yang sudah punya tanggal rilis hingga 2028, dan 56 persen di antaranya berasal dari slate yang dibangun De Luca dan Abdy. Mereka juga meninggalkan library film dengan pendapatan global 4,37 miliar dolar AS sepanjang 2025, plus sejumlah judul pemenang Oscar seperti One Battle After Another, Sinners, dan Weapons.
Di ajang Oscar tahun ini, Warner Bros di bawah kepemimpinan mereka mengantongi 30 nominasi, menyamai rekor studio pada 2005. Sebanyak 11 piala dibawa pulang, termasuk Best Picture untuk One Battle After Another, empat penghargaan untuk Sinners, dan kemenangan Amy Madigan sebagai supporting actress lewat Weapons.
Tantangan di Tahun yang Berat
Catatan gemilang tahun lalu berbanding terbalik dengan performa 2025. Sejumlah rilis Warner Bros seperti The Bride dan Supergirl tidak ada yang menembus 100 juta dolar AS di pasar domestik. Paramount juga menghadapi situasi serupa, meski mereka punya dua judul dengan pendapatan di atas 100 juta dolar AS, yakni Scream 7 dan Scary Movie dari Miramax.
Tekanan makin terasa menjelang rilis Digger, satire sosial arahan Alejandro Iñárritu yang dibintangi Tom Cruise. Film berbiaya 125 juta hingga 160 juta dolar AS itu diproyeksikan hanya meraup sekitar 30 juta dolar AS secara global pada akhir pekan pembukaannya.
Struktur Kepemimpinan Skydance Mulai Terbentuk
Peta eksekutif Paramount Warner Bros dijadwalkan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Ellison menggandeng mantan CEO Mattel, Ynon Kreiz, sebagai co-CEO. Dalam keterangan resminya, Paramount menyebut Ellison akan fokus pada strategi jangka panjang, visi kreatif, hubungan dengan talenta, kemitraan strategis, teknologi, dan alokasi modal. Sementara Kreiz menangani manajemen harian dan integrasi bisnis gabungan.
Di lini streaming, Casey Bloys ditunjuk sebagai kepala divisi gabungan Paramount-WBD, sementara Cindy Holland yang kini menjabat Chair of Direct-to-Consumer Paramount disebut akan hengkang. Mark Thompson tetap dipertahankan untuk mengawal CNN ke depan.
Sebelum bergabung dengan Warner Bros, De Luca dan Abdy memimpin MGM sejak Januari 2020 hingga April 2022. Di sana mereka membangun slate yang membantu mendorong penjualan studio ke Amazon senilai 8,45 miliar dolar AS untuk library berisi 4.000 judul. Deretan rilis teaternya kala itu mencakup No Time to Die, House of Gucci, dan Licorice Pizza arahan Paul Thomas Anderson, serta menyiapkan Creed III yang jadi film terlaris di waralaba Creed dan kedua terbesar di jagat Rocky.
Hingga berita ini diturunkan, Paramount belum memberikan komentar resmi soal masa depan De Luca dan Abdy. Salah satu skenario yang beredar menyebut keduanya bisa ditawari kontrak produksi di bawah Skydance, meski belum ada konfirmasi lebih lanjut.