Pencarian

Motor Listrik Bekas 2026 Murah, Tapi Waspadai Biaya Controller

Kamis, 01 Oktober 2026 • 21:02:01 WIB
Motor Listrik Bekas 2026 Murah, Tapi Waspadai Biaya Controller
Motor listrik bekas 2026 dijual mulai Rp4 juta hingga Rp15 jutaan.

SULAWESI UTARA — Harga motor listrik bekas 2026 mulai menyentuh Rp4 juta hingga Rp15 jutaan, jauh lebih murah dari unit baru. Namun biaya kepemilikan bukan cuma soal baterai — controller, dinamo, hingga charger bisa jadi pengeluaran besar kalau kondisinya sudah bermasalah. Calon pembeli wajib tahu komponen mana yang paling rawan sebelum uang puluhan juta berpindah tangan.

Radartegal.com melaporkan bahwa sejumlah listing motor listrik bekas sepanjang 2026 menawarkan harga mulai sekitar Rp4 juta sampai Rp15 jutaan. Selisih harga dibanding unit baru menjadi daya tarik utama, terutama bagi konsumen yang ingin mencoba kendaraan listrik tanpa mengeluarkan modal besar.

Masalahnya, harga beli murah tidak otomatis membuat biaya kepemilikan ikut rendah. Setiap unit bekas punya riwayat pemakaian yang berbeda, dan tidak semua penjual terbuka soal kondisi komponen di balik bodi.

Mengapa Motor Listrik Bekas Ramai Dilirik

Pasar kendaraan listrik bekas menawarkan pilihan dengan harga lebih rendah dibandingkan unit baru. Selisih harga itu menjadi alasan utama konsumen dengan anggaran terbatas mulai melirik segmen ini.

Baterai memang jadi pemeriksaan utama sebelum membeli. Tetapi calon pembeli juga perlu melihat komponen lain yang menentukan seberapa besar biaya perbaikan di kemudian hari.

Controller: Komponen yang Paling Sering Menguras Anggaran

Controller berfungsi mengatur aliran listrik menuju motor penggerak. Komponen ini menjadi bagian inti dalam sistem penggerak kendaraan listrik, dan kerusakannya bisa langsung terasa saat motor dipakai berakselerasi.

Gejala kerusakan controller bisa berbeda tergantung jenis kerusakan dan sistem kendaraan. Ada yang membuat motor tersendat, ada pula yang membuat tenaga hilang mendadak.

Estimasi biaya penggantian controller yang dihimpun Suara.com berada di kisaran Rp500 ribu hingga Rp2 juta. Besarnya biaya bergantung pada spesifikasi, arus, fitur, dan jenis controller yang dipakai.

Pada unit bekas, kondisi controller tidak selalu mudah diketahui dari tampilan luar. Karena itu, test ride menjadi bagian penting sebelum transaksi. Calon pembeli sebaiknya mencoba akselerasi dari diam, menanjak, dan kecepatan konstan untuk merasakan apakah ada respons yang tidak wajar.

Komponen Lain yang Perlu Diperiksa Sebelum Beli

Selain controller, ada beberapa komponen yang bisa menambah pengeluaran ketika kondisinya bermasalah. Beberapa di antaranya:

  • Dinamo — kerusakan pada motor penggerak biasanya berbiaya tinggi karena melibatkan lilitan dan magnet
  • Charger — unit bekas sering dijual tanpa charger original, dan charger KW berisiko merusak baterai
  • Rem — kampas dan cakram pada motor listrik tetap perlu diganti berkala, terutama unit dengan pemakaian berat
  • Ban — ban motor listrik bekas sering sudah tipis, dan ban khusus motor listrik harganya tidak selalu murah

Pemeriksaan menyeluruh pada komponen-komponen ini bisa menyelamatkan calon pembeli dari pengeluaran tambahan yang jumlahnya tidak kecil.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Transaksi

Harga beli yang murah memang menggoda, tetapi biaya kepemilikan motor listrik bekas tidak berhenti di harga transaksi. Riwayat baterai, kondisi controller, dan kelengkapan charger adalah tiga hal yang paling menentukan seberapa dalam kantong akan terkuras setelah unit dibawa pulang.

Calon pembeli disarankan meminta riwayat servis, mengecek kapasitas baterai aktual, dan melakukan test ride di berbagai kondisi jalan. Kalau penjual menolak salah satu dari permintaan itu, ada baiknya berpikir ulang.

Untuk konsumen dengan anggaran terbatas, motor listrik bekas tetap bisa jadi pilihan masuk akal — asalkan komponen di luar baterai diperiksa dengan teliti, bukan cuma melihat angka di iklan.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radartegal.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks