SULAWESI UTARA — Belkin merilis UltraCharge Pro Slim Magnetic Power Bank dengan teknologi baterai semi-solid-state, dijual seharga 69 dolar AS (sekitar Rp 1,1 juta). Power bank magnetik ini diklaim lebih tipis dan ringan dibanding kompetitor, meski kapasitasnya hanya 5.000 mAh. Cocok untuk pengguna iPhone yang butuh isi daya cepat saat bepergian tanpa mau membawa baterai ekstra tebal.
Belkin memperkenalkan UltraCharge Pro Slim Magnetic Power Bank with BoostSolid Cell sebagai salah satu power bank magnetik tertipis di pasaran. Produk ini mengandalkan desain baterai semi-solid-state yang membuat bodinya jauh lebih ramping dibanding power bank magnetik konvensional.
Teknologi ini bukan sekadar klaim pemasaran. Belkin mengklaim desain semi-solid-state memungkinkan konstruksi lebih ringkas, umur pakai lebih panjang, dan risiko panas berlebih yang lebih rendah dibanding baterai lithium-ion biasa.
Spesifikasi Utama Belkin UltraCharge Pro Slim
- Kapasitas: 5.000 mAh
- Pengisian nirkabel: Qi2 hingga 15W
- Pengisian kabel: USB-C hingga 7,5W
- Pengisian ulang baterai: hingga 22,5W
- Ketebalan: 0,35 inci (sekitar 8,9 mm)
- Berat: 4,4 ons (sekitar 125 gram)
- Material: campuran logam dan karet
- Harga: 69 dolar AS (sekitar Rp 1,1 juta)
Apa Itu Baterai Semi-Solid-State?
Baterai solid-state sudah lama dibahas di industri karena menawarkan daya tanpa pergerakan dan reaksi kimia cair. Belkin mengambil pendekatan berbeda lewat desain "semi-solid" yang menggabungkan lapisan seperti gel dengan elektrolit cair.
Belkin tidak merinci cara kerja teknisnya. Namun, perusahaan menyebut desain ini menghasilkan bodi lebih tipis, daya tahan lebih lama, dan risiko panas berlebih yang jauh lebih kecil. Aspek keselamatan ini relevan dengan pengetatan aturan baterai di maskapai penerbangan beberapa bulan terakhir.
Belkin menyatakan produk ini sudah memenuhi standar keselamatan dan panduan bagasi kabin TSA. Meski begitu, setiap maskapai punya kebijakan sendiri, jadi pengguna tetap perlu memeriksa aturan sebelum membawa power bank ini ke pesawat.
Perbandingan dengan UGreen 10.000 mAh
Dalam pengujian pada iPhone 17 Pro Max yang mulai dari kapasitas 47 persen, Belkin UltraCharge Pro Slim menambah 10 persen daya menjadi 57 persen. Power bank UGreen 10.000 mAh yang lebih murah hanya menambah 7 persen menjadi 54 persen.
Selisihnya memang tidak besar, tapi akan terakumulasi selama pemakaian berjam-jam. Dari sisi suhu, kamera termal mencatat Belkin mencapai puncak di bawah 95 derajat Fahrenheit, sementara UGreen menyentuh hampir 97 derajat Fahrenheit di satu titik meski terasa lebih dingin saat disentuh.
Soal dimensi, UGreen memiliki ketebalan 0,79 inci dan bobot 7,9 ons. Angka itu dua kali lebih tebal dari Belkin dan lebih berat dari iPhone 17 Pro yang berbobot 7,27 ons. UGreen juga hanya mengandalkan pengisian nirkabel biasa tanpa sertifikasi Qi2, sehingga lebih lambat dan cenderung panas.
Harga dan Ketersediaan
Belkin UltraCharge Pro Slim Magnetic Power Bank dijual seharga 69 dolar AS atau sekitar Rp 1,1 juta. Harga ini terbilang premium untuk kapasitas 5.000 mAh, mengingat power bank kabel dengan kapasitas empat kali lipat bisa didapat di rentang harga serupa atau lebih murah.
Belum ada informasi resmi soal ketersediaan produk ini di Indonesia. Pengguna yang berminat kemungkinan harus membelinya lewat jalur impor atau marketplace internasional.
Layak Dibeli untuk Siapa?
Belkin UltraCharge Pro Slim menyasar pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan dibanding kapasitas besar. Desain tipis dan ringan membuatnya nyaman menempel di punggung iPhone tanpa membuat genggaman terasa berat.
Pengisian nirkabel Qi2 15W juga termasuk cepat untuk ukuran power bank magnetik. Bagi yang sering mengisi daya sambil beraktivitas, kombinasi magnet dan kecepatan ini menghilangkan kebutuhan membawa kabel.
Namun, kapasitas 5.000 mAh jelas bukan untuk pengguna yang butuh cadangan daya berlebih. Kalau kebutuhan Anda mengisi penuh beberapa perangkat sekaligus atau bepergian jauh tanpa akses colokan, power bank berkapasitas lebih besar tetap pilihan lebih rasional.