BOLSEL — Apel gabungan yang digelar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan itu diikuti aparatur sipil negara, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, sangadi, dan unsur pemerintah daerah lainnya. Deddy membacakan sambutan Menteri Perhubungan RI untuk peringatan Harhubnas 2026 yang mengusung tema "Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju".
Tema tersebut menempatkan transportasi bukan sekadar urusan kendaraan atau pembangunan infrastruktur. Transportasi dinilai sebagai bagian penting yang membuka akses warga terhadap pendidikan, layanan kesehatan, pasar, hingga pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
Keselamatan Transportasi Ditekankan Bukan Sekadar Prosedur Administratif
Pesan utama sambutan Menteri Perhubungan menyoroti keselamatan dalam setiap penyelenggaraan transportasi. Standar keselamatan diminta tidak berhenti sebagai prosedur administratif, melainkan benar-benar diterapkan di lapangan.
Petugas perhubungan bekerja menghadapi berbagai situasi, mulai dari bencana alam, gangguan penerbangan, hingga kecelakaan pelayaran. Dalam kondisi itu, keselamatan dan konektivitas diminta berjalan beriringan.
Operasional yang dinilai tidak aman harus dihentikan, namun alternatif perlu disiapkan agar mobilitas warga dan distribusi bantuan tidak terputus.
Penerbangan Perintis dan Konektivitas Dorong Pemerataan Ekonomi
Sambutan itu juga menyoroti pentingnya memperkuat konektivitas antara pusat produksi dan kawasan permukiman. Konektivitas yang baik dinilai dapat menekan biaya transportasi dan logistik sekaligus memperluas manfaat pembangunan.
Penerbangan perintis disebut mampu memangkas waktu perjalanan dari berhari-hari menjadi hitungan jam. Hal serupa berlaku pada jalur kereta api, angkutan massal, serta sistem logistik yang efisien.
Seluruh moda tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk memperlancar distribusi hasil pertanian, perikanan, dan produk usaha masyarakat. Pemerintah juga mendorong agar warga di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar tetap memperoleh akses transportasi yang memadai.
Teknologi Transportasi Harus Dibarengi Integritas Petugas
Digitalisasi transportasi menjadi perhatian dalam sambutan tersebut. Teknologi diharapkan memperkuat transparansi, pengawasan, dan efektivitas pelayanan.
Namun, teknologi disebut tidak cukup menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan. Integritas, kepedulian, dan keberanian petugas mengambil keputusan yang tepat tetap menjadi faktor penting dalam memastikan keselamatan serta kualitas pelayanan.
Momentum Harhubnas 2026 dijadikan titik awal memperkuat budaya keselamatan transportasi sepanjang tahun.
Pesan Deddy untuk ASN: Disiplin, Loyalitas, dan Pengelolaan ADD
Usai membacakan sambutan Menteri Perhubungan, Deddy Abdul Hamid menyampaikan pesan khusus kepada jajaran ASN Pemkab Bolsel. Menurutnya, Apel Korpri yang digelar setiap bulan harus menjadi momentum mengevaluasi sekaligus memperkuat kedisiplinan aparatur.
Ia meminta ASN tidak hanya hadir menjalankan rutinitas pemerintahan, tetapi memahami tanggung jawab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat. Perhatian terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa juga diminta terus diperkuat.
Deddy secara khusus mengingatkan para sangadi terkait pengelolaan serta penerimaan Anggaran Dana Desa agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan mendukung kepentingan masyarakat. Selain kedisiplinan, ia menekankan pentingnya loyalitas terhadap pimpinan dan hubungan kerja yang harmonis di lingkungan pemerintahan.
"Saya berpesan agar kita semua saling menghargai antara pimpinan dan bawahan. Dengan adanya sikap saling menghargai, suasana kerja akan semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan maksimal," ujar Deddy.
Ia juga menyampaikan kondisi Kabupaten Bolsel hingga saat ini tetap aman, tenteram, dan nyaman. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya memenuhi hak-hak ASN sebagai bagian dari komitmen menjaga kesejahteraan aparatur sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan tambahan Anggaran Dana Desa kepada Desa Kombot dan Desa Popodu. Hadir dalam kegiatan tersebut para asisten, staf khusus, pimpinan OPD, camat, sangadi, dan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.