Pencarian

Apple Kucurkan Iklan Produk Sendiri di Menu Settings iOS, Pengguna Naik Darah

Selasa, 22 September 2026 • 18:32:01 WIB
Apple Kucurkan Iklan Produk Sendiri di Menu Settings iOS, Pengguna Naik Darah
Banner promosi produk Apple tampil di bagian atas menu Settings iPhone.

SULAWESI UTARA — Apple menempatkan banner promosi produk dan layangannya sendiri di bagian atas menu Settings iPhone, memicu keluhan luas pengguna iOS di media sosial dan Reddit. Promo itu menawarkan iCloud+, uji coba Apple Music dan Apple TV, hingga AppleCare+, dan sebagian besar tidak bisa ditutup permanen. Pengguna yang baru membeli iPhone 18 Pro atau iPhone Duo kini melihat dorongan berlangganan tepat setelah mengeluarkan biaya besar.

Banner promosi muncul persis di bawah nama akun Apple ID dan foto profil pengguna, sebelum daftar pengaturan umum seperti Wi-Fi, Bluetooth, atau Notifikasi. Isinya beragam: tawaran upgrade penyimpanan iCloud+, masa uji coba gratis Apple Music dan Apple TV, sampai perpanjangan garansi AppleCare+.

Yang membuat pengguna kesal bukan sekadar keberadaan promonya, melainkan ketidakmampuan menutupnya. Sebagian banner tidak menyediakan tombol "dismiss" sama sekali. Kalaupun ada, sejumlah pengguna melaporkan tombol itu tidak berfungsi seperti seharusnya.

Mengapa Promo Itu Sulit Hilang

Satu-satunya cara agar banner lenyap adalah menunggu masa promonya kedaluwarsa, yang menurut keluhan pengguna bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Selama periode itu, badge notifikasi merah tetap menempel di ikon Settings dan tidak bisa dihilangkan.

Alternatif lain: berlangganan layanan yang ditawarkan. Ini yang membuat sebagian pengguna menyebut praktik tersebut sebagai bentuk pemaksaan halus agar mereka mengeluarkan uang tambahan.

Beberapa promo, terutama Apple Music, dilaporkan muncul setelah pengguna membeli perangkat Apple baru. Karena Apple baru saja meluncurkan iPhone Duo dan seri iPhone 18 Pro, lonjakan keluhan di media sosial dan Reddit dalam beberapa pekan terakhir bukan hal yang mengejutkan.

Reaksi Pengguna: Dari Kesal sampai Bandingkan dengan Microsoft

Keluhan mengalir deras di X, Threads, dan subreddit r/Apple. Seorang pengguna menyamakan langkah Apple dengan iklan di Start menu Windows yang dulu ramai dikritik. "Saya merasa ini hampir setara dengan ens***ifikasi yang Microsoft perkenalkan lewat iklan Start menu," tulisnya.

Pengguna lain lebih singkat: "Saya berharap Apple berhenti melakukan omong kosong itu."

Kritik utamanya sama: Apple lama memposisikan diri sebagai perusahaan premium yang mengutamakan pengalaman pengguna. Menyisipkan iklan produk sendiri di sistem operasi dianggap merusak citra itu, terutama setelah harga iPhone naik cukup tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Kemungkinan Bug pada Promo iCloud+

Ada satu celah yang membuat sebagian promo ini dicurigai sebagai bug, bukan iklan sengaja. Beberapa pengguna yang sudah berlangganan iCloud+ melaporkan tetap melihat banner promosi iCloud+ di Settings mereka.

Jika benar bug, Apple semestinya bisa memperbaikinya lewat pembaruan iOS berikutnya. Namun jika banner itu tetap bertahan setelah beberapa siklus update, besar kemungkinan penempatannya memang disengaja sebagai bagian dari strategi layanan Apple.

Strategi Layanan Apple di Balik Semua Ini

Apple memang sedang menggenjot pendapatan dari sektor layanan. iCloud+, Apple Music, Apple TV, dan AppleCare+ semuanya masuk dalam kategori itu. Pertumbuhan pasar smartphone yang melambat membuat Apple mencari sumber pendapatan baru di luar penjualan perangkat keras.

Langkah ini bukan tanpa preseden. Microsoft pernah mendapat kritik serupa karena menaruh iklan di Start menu Windows, dan Amazon sudah lama menampilkan iklan di perangkat Fire dan layanan Prime Video.

Bocoran yang beredar juga menyebut Apple berencana memperluas penempatan promosi serupa ke fitur Visual Intelligence. Artinya, pengguna iOS kemungkinan akan melihat lebih banyak banner seperti ini di masa depan, bukan lebih sedikit.

Apa yang Bisa Dilakukan Pengguna Indonesia

Hingga artikel ini ditulis, belum ada opsi resmi untuk mematikan seluruh banner promosi di menu Settings. Pengguna hanya bisa menekan tombol tutup jika tersedia, atau membiarkan banner kedaluwarsa sendiri.

Mematikan izin pelacakan di menu Privacy & Security tidak berpengaruh, karena promo ini ditampilkan langsung oleh sistem iOS, bukan oleh pihak ketiga. Menonaktifkan notifikasi untuk aplikasi Settings juga tidak menghapus badge merah di ikonnya.

Bagi pengguna di Indonesia, promo seperti Apple Music dan Apple TV memang sudah tersedia secara lokal, sementara AppleCare+ baru bisa dibeli untuk sebagian model iPhone resmi. Ini membuat sebagian banner yang muncul di perangkat pengguna Indonesia mungkin berbeda dari yang dilaporkan pengguna di Amerika Serikat dan Eropa.

Yang jelas, keluhan ini menyorot satu hal: bagi pengguna yang membeli iPhone dengan harga premium, iklan di dalam sistem operasi sendiri terasa seperti pengkhianatan atas janji pengalaman bersih yang selama ini jadi nilai jual utama Apple.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks