BYD Flash Charging Resmi di Indonesia, Isi Baterai 10-70 Persen Cuma 5 Menit

Penulis: Edi Wahyono  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:33:01 WIB
Peluncuran teknologi Flash Charging BYD berlangsung di Jakarta dan dihadiri jajaran petinggi BYD Asia Pacific.

SULAWESI UTARA — BYD meluncurkan teknologi pengisian daya ultra cepat Flash Charging di Indonesia, mampu mengisi baterai dari 10 persen ke 70 persen dalam lima menit. Teknologi ini dikembangkan bersama Blade Battery generasi kedua yang diklaim meningkatkan kepadatan energi lebih dari lima persen. BYD menargetkan 100 fasilitas Flash Charging tersebar di seluruh Indonesia hingga akhir 2026.

Peluncuran berlangsung di Jakarta dan dihadiri langsung jajaran petinggi BYD Asia Pacific. Flash Charging Director BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Richard Li, menyebut waktu pengisian lima menit setara dengan durasi memesan secangkir kopi atau mendengarkan dua lagu.

Teknologi ini menjawab salah satu keluhan paling umum calon pembeli mobil listrik di Indonesia, yakni waktu pengisian yang dianggap terlalu lama dibanding mengisi bahan bakar kendaraan konvensional.

Flash Charger 1.500 kW dengan Konektor Tunggal

Perangkat Flash Charger mengandalkan daya pengisian hingga 1.500 kilowatt melalui satu konektornya. BYD menyebut perangkat ini sebagai pengisi daya dengan konektor tunggal berdaya tertinggi di dunia untuk produksi massal.

Pada kondisi lingkungan normal, pengisian daya dari 10 persen hingga 97 persen diklaim hanya butuh sembilan menit. Desain konektornya dilengkapi sistem katrol berbentuk T untuk memudahkan pengguna menghubungkan pengisi daya ke kendaraan.

Blade Battery Generasi Kedua, Jarak Tempuh Tembus 1.000 Kilometer

Blade Battery generasi kedua dikembangkan khusus untuk mendukung kemampuan pengisian cepat sekaligus meningkatkan kepadatan energi dan ketahanan baterai. BYD mengklaim kepadatan energi baterai generasi kedua naik lebih dari lima persen dibanding generasi sebelumnya.

Peningkatan tersebut memungkinkan jarak tempuh kendaraan listrik mencapai lebih dari 1.000 kilometer berdasarkan standar pengujian China CLTC. Dari sisi ketahanan, baterai ini dirancang menekan degradasi hingga 2,5 persen dibanding generasi pertama.

Danza D9 dan Danza Z9 GT Jadi Model Pertama yang Mendukung

Hingga saat ini, mobil yang mendukung pengisian daya ultra cepat ini merupakan kendaraan BYD yang menggunakan Blade Battery generasi kedua. Dua model yang disebut adalah Danza D9 terbaru dan Danza Z9 GT yang juga baru diluncurkan pada hari yang sama.

Keduanya menjadi penanda arah BYD menempatkan teknologi pengisian daya sebagai pembeda utama di pasar mobil listrik Indonesia, bukan sekadar soal kapasitas baterai atau jarak tempuh.

Infrastruktur: 100 Fasilitas Flash Charging di Indonesia hingga Akhir 2026

Dari sisi infrastruktur, Flash Charging menggunakan sistem penyimpanan dan pengisian energi terintegrasi untuk mendukung kebutuhan daya tinggi tanpa memberikan tekanan berlebih pada jaringan listrik.

Di China, BYD telah membangun 12.165 stasiun Flash Charging hingga 7 Oktober 2026. Jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun ekosistem pengisian daya berkecepatan tinggi secara lebih luas.

Untuk Indonesia, BYD menyebut akan menyediakan 100 fasilitas Flash Charging yang tersebar di seluruh Indonesia hingga akhir 2026. Jumlah itu menjadi penentu apakah teknologi ini benar-benar bisa dipakai harian atau hanya jadi klaim di atas panggung peluncuran.

Respons BYD atas Keluhan Pengisian Daya

Vice President BYD Co., Ltd, Liu Xueliang, menyebut pihaknya mendengar langsung keluhan konsumen soal akses stasiun pengisian daya yang sulit dan waktu pengisian yang lama.

"Mereka mengatakan, 'saya sangat ingin punya mobil listrik, tapi di tempat saya sulit sekali mengakses stasiun pengisian daya. Pengisian daya yang kurang, dan waktu pengisian dayanya terlalu lama.' Untuk mengatasi masalah konsumen ini, BYD bertanggung jawab untuk menjawabnya menggunakan teknologi," kata Liu Xueliang.

Bagi pengguna Indonesia, kecepatan pengisian hanya akan terasa jika stasiunnya benar-benar tersedia di rute harian. Target 100 fasilitas hingga akhir 2026 itu yang layak ditunggu realisasinya.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top