BNI Dukung PBSI Usai Bulu Tangkis Raih 6 Medali Asian Games 2026

Penulis: Edi Wahyono  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:33:31 WIB
Tim bulu tangkis Indonesia membawa pulang enam medali dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

SULAWESI UTARA — Tim bulu tangkis Indonesia membawa pulang enam medali dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026, terdiri dari dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Raihan itu membuat seluruh wakil yang dikirim pulang dengan medali. BNI menilai hasil tersebut lahir dari pembinaan jangka panjang yang harus terus dijaga.

Dua medali emas disumbangkan tim beregu putra dan pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Medali perak diraih ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, sementara tiga perunggu datang dari tim beregu putri, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, serta tunggal putra Alwi Farhan.

Ketua Umum PBSI Muhammad Fadil Imran menyebut capaian itu sebagai hasil kerja seluruh elemen di balik perjalanan atlet, bukan hanya mereka yang berdiri di podium. Apresiasi disampaikan dalam acara syukuran di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2026).

Siapa Saja yang Berjasa di Balik Enam Medali

Fadil menyoroti peran pelatih teknik dan fisik, tim performa dan sport science, tenaga medis, psikolog, ahli nutrisi, fisioterapis, hingga video analyst. Menurutnya, seluruh staf Pelatnas PBSI memastikan proses pembinaan berjalan konsisten.

"Yang kita rayakan bukan hanya enam medali, tetapi perjuangan dan kerja seluruh orang di balik medali tersebut. Masih ada pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan karena perjalanan kita masih panjang," ujar Fadil.

Ia menegaskan Asian Games bukan tujuan akhir. PBSI menyiapkan target besar menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Peran BNI sebagai Mitra Strategis PBSI

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menilai prestasi di Aichi-Nagoya menunjukkan pentingnya kesinambungan pembinaan dan kolaborasi berbagai pihak. BNI telah menjadi strategic partner PBSI lebih dari lima tahun, mendukung pembinaan atlet muda hingga level elite.

"Prestasi seperti ini lahir dari proses yang panjang. Karena itu, BNI melihat pembinaan yang konsisten, kualitas tim pendukung, serta kesempatan bertanding sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi bulu tangkis Indonesia," ujar Okki.

Sepanjang 2026, dukungan BNI terlihat lewat keikutsertaan Indonesia di sejumlah kompetisi, seperti Indonesia Masters, Badminton Asia Championships, Indonesia Open, Thailand Open, dan Badminton Asia Junior Championships.

Bukan Sekadar Sponsorship

Okki menegaskan kolaborasi jangka panjang penting karena prestasi olahraga tidak bisa dibangun instan. BNI ingin menjaga proses pembinaan agar atlet Indonesia punya ruang berkembang dan pengalaman kompetitif.

"Bagi BNI, dukungan terhadap PBSI bukan sekadar sponsorship. Kami ingin ikut menjaga proses pembinaan agar atlet Indonesia memiliki ruang untuk berkembang, memperoleh pengalaman kompetitif, dan terus meningkatkan kemampuan untuk bersaing di level internasional," kata dia.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI menyatakan terus mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul, termasuk lewat kontribusi terhadap pembinaan olahraga nasional. Memasuki usia 80 tahun dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI akan memperkuat kolaborasi yang mendukung lahirnya prestasi dan talenta Indonesia di berbagai bidang.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top