MANADO — Bimbingan belajar bagi 60 Purna Paskibraka Sulawesi Utara resmi dibuka di Aula Iptek Dikda Sulut. Kegiatan ini dihadiri Plt. Sekretaris Dikda Sulut Bravo Turangan, Kepala Bidang SMA dan SMK, serta sejumlah staf Dikda Sulut.
Peserta berasal dari siswa kelas XII SMA, SMK, dan MA dari beberapa kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara. Mereka merupakan Purna Paskibraka yang telah menyelesaikan tugas pengibaran bendera pada peringatan kemerdekaan.
Kadis Dikda Sulut Jahya Rondonuwu menyampaikan bahwa Bimbel akan berlangsung selama dua bulan, mulai 9 Oktober hingga 9 Desember 2026. Metode yang digunakan adalah hybrid, kombinasi pembelajaran daring dan tatap muka.
Materi yang diberikan meliputi pengayaan akademik dan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), bimbingan psikotes, simulasi ujian (try-out), serta pembinaan kesamaptaan. Seluruh materi diarahkan untuk memperkuat kesiapan peserta menghadapi seleksi masuk Akmil, Akpol, dan sekolah kedinasan.
Plt. Sekretaris Dikda Sulut Bravo Turangan mengatakan, program Bimbel bagi Purna Paskibraka ini merupakan program Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. Tujuannya agar para Purna Paskibraka bertambah pengetahuan ketika masuk Akmil, Akpol, IPDN, atau sekolah kedinasan lainnya.
"Jadi sangat baik Bimbel yang akan dilakukan dua bulan ini," tambah Bravo.
Ia berharap 60 Purna Paskibraka mengikuti program ini dengan serius agar berhasil di masa depan. Menurutnya, keseriusan selama dua bulan ke depan akan menentukan hasil pada tahap seleksi yang sesungguhnya.
Suasana pembukaan Bimbel berjalan baik, akrab, dan penuh kegembiraan karena para Purna Paskibraka dapat kembali bertemu. Pertemuan ini menjadi ajang reuni sekaligus awal persiapan menuju seleksi sekolah kedinasan.
Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara menargetkan para peserta mampu bersaing di jalur Akmil, Akpol, IPDN, dan sekolah kedinasan lain. Evaluasi berkala akan dilakukan selama periode Bimbel untuk memantau perkembangan peserta.