BRMP Sulut Panen Raya Jagung Komposit Jakarin di Lahan 1 Hektare Kelompok Tani Pandu Lestari Manado

Penulis: Dedi Supriadi  •  Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:02:02 WIB
Petani memanen jagung komposit varietas Jakarin di lahan seluas satu hektare milik Kelompok Tani Pandu Lestari, Manado.

MANADO — Produksi benih sumber jagung komposit spesifik lokasi di Sulawesi Utara memasuki tahap panen. Lahan seluas satu hektare milik Kelompok Tani Pandu Lestari menjadi lokasi panen raya varietas Jakarin yang digelar BRMP Sulut. Hasil panen ini diharapkan memperkuat ketersediaan benih berkualitas bagi petani di wilayah tersebut.

Direktur Wilayah BRMP Sulut Steivie Karouw menilai capaian panen itu tidak lepas dari kerja keras kelompok tani. Menurutnya, kondisi musim panas yang melanda wilayah Manado menjadi tantangan tersendiri dalam proses produksi benih.

"Apresiasi yang luar biasa karena di tengah musim panas seperti ini kita masih bisa melaksanakan panen jagung," ujar Steivie.

Benih Sumber untuk Kebutuhan Petani Sulut

Kegiatan panen raya di Desa Pandu ditujukan menghasilkan benih sumber yang sesuai dengan kondisi wilayah setempat. Benih komposit spesifik lokasi dinilai lebih adaptif terhadap karakteristik tanah dan iklim Sulawesi Utara dibandingkan varietas umum.

Ketersediaan benih tersebut diharapkan mendukung peningkatan produktivitas usaha tani. Selain itu, pasokan benih berkualitas menjadi faktor penting bagi keberlanjutan pertanian jagung di daerah ini.

Hambatan Produksi Benih di Tengah Musim Panas

Steivie mengakui proses produksi benih sumber menghadapi sejumlah hambatan. Meski demikian, kerja sama antara petani, pendamping lapangan, dan pihak terkait membuat kegiatan tetap berjalan hingga tahap panen.

"Hambatan dan tantangan dapat kita hadapi dengan tekad yang kuat sehingga panen jagung komposit ini akhirnya dapat terwujud," katanya.

Panen raya di Kecamatan Bunaken melibatkan sejumlah pihak lintas instansi. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulut, Wali Kota Manado, jajaran pemerintah daerah, perwakilan Bulog, dan BMKG turut hadir menyaksikan proses panen.

Kehadiran Bulog dan BMKG dalam kegiatan itu menunjukkan perhatian terhadap aspek pasokan dan kondisi iklim yang memengaruhi hasil pertanian. BRMP Sulut berharap panen benih sumber jagung komposit Jakarin dapat berlanjut pada musim tanam berikutnya guna memperkuat kemandirian benih di Sulawesi Utara.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top