SULAWESI UTARA — Warga Lisbon memasang tiga papan iklan dukungan untuk Cristiano Ronaldo sekaligus kritik terbuka terhadap pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus. Aksi ini muncul setelah Ronaldo memutuskan mundur dari skuad Portugal di tengah UEFA Nations League, yang ia akui sebagai bentuk pengkhianatan.
Papan reklame itu berdiri di tiga titik strategis: kawasan pantai Oeiras, dekat Estadio da Luz yang merupakan kandang Sporting Lisbon, dan sekitar Bandara Humberto Delgado. Ketiganya dipasang sebagai perwakilan suara masyarakat Lisbon.
Fernando Maia, pemilik perusahaan periklanan yang membuat poster tersebut, mengaku tidak punya maksud provokasi. Baginya, pesan di papan iklan itu murni dukungan untuk sang kapten.
"Tidak ada maksud provokasi. 70% itu merupakan bentuk dukungan bagi Cristiano Ronaldo, dan 30% adalah kritik membangun terhadap Jorge Jesus," ujar Maia.
Salah satu poster menampilkan foto Ronaldo dengan tulisan yang menyentuh. Pesannya menegaskan bahwa kontribusi sang kapten bagi Portugal tidak akan pernah dilupakan.
"Terima kasih, Cristiano Ronaldo, atas segala yang telah Anda lakukan untuk Portugal. Anda akan selalu menjadi bagian dari kami. Kapten, Portugal akan selalu mendukung Anda," demikian bunyi tulisan di poster tersebut.
Poster lain justru menyasar Jorge Jesus secara langsung. Kritik yang ditulis cukup tajam, menyoroti cara pelatih menangani pemain bintangnya.
"Jorge Jesus gagal dalam tugasnya: kurangnya kepekaan dalam menangani aset berharga seperti Ronaldo, sikap yang keliru terhadap sang kapten, serta ego yang berlebihan," tulis poster dengan latar foto sang pelatih.
Meski poster-poster tersebut dibuat menggunakan AI, warga setempat mengakui merekalah yang memprakarsai dan memasangnya.
Keputusan Ronaldo mundur dari Timnas Portugal diumumkan pada Rabu (30/9), tepat di tengah gelaran UEFA Nations League. Ia mengaku dikhianati oleh Jorge Jesus.
Puncak kekecewaan Ronaldo terjadi saat Portugal menghadapi Norwegia pada Senin (28/9). Ia sempat diminta melakukan pemanasan, namun tidak kunjung dimasukkan ke lapangan.
Padahal, Ronaldo dijanjikan akan bermain meski hanya sebagai pemain pengganti. Janji itu tidak ditepati, dan ia menyaksikan laga dari bangku cadangan tanpa mendapat menit bermain.
Drama antara Ronaldo dan Jorge Jesus kini menjadi perbincangan hangat di Portugal. Papan iklan di Lisbon menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana publik lokal menaruh simpati besar kepada kapten mereka, sekaligus mengirim pesan keras kepada sang pelatih.