Pelatih Singapura Gavin Lee Akui Ada yang Tak Biasa saat Dibantai Malaysia 0-6

Penulis: Edi Wahyono  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:47:01 WIB
Pelatih Singapura Gavin Lee mengakui keunggulan Malaysia usai kekalahan 0-6 di Stadion Si Jalak Harupat.

SULAWESI UTARA — Malaysia menghajar Singapura 0-6 pada matchday terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Bergson da Silva mencetak hattrick, sementara pelatih Singapura Gavin Lee mengakui ada yang tidak biasa dari permainan Malaysia meski sudah unggul 3-0.

Kekalahan telak 0-6 yang diderita Singapura dari Malaysia meninggalkan kesan mendalam bagi pelatih Gavin Lee. Pelatih berusia 36 tahun itu menilai ada sesuatu yang berbeda dari cara Malaysia bermain, terutama setelah mereka unggul tiga gol tanpa balas.

Gawang The Lions diberondong enam gol di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, menjadi mimpi buruk Singapura dengan mencetak hattrick di laga matchday terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut.

Keunggulan Malaysia yang Tak Biasa di Mata Gavin Lee

Gavin Lee secara terbuka mengakui keunggulan Malaysia pada pertandingan itu. Namun, ia dibuat heran karena permainan Malaysia justru semakin ganas walau telah unggul 3-0 atas timnya.

"Setiap pertandingan selalu menjadi momen penyadaran akan realitas sesungguhnya. Kami tidak pernah menganggap remeh pertandingan mana pun," ujarnya seperti dilansir dari The Strait Times.

"Dan mengingat konteks serta kondisinya, melihat tim yang begitu termotivasi untuk mencetak lebih banyak gol setelah unggul 3-0 adalah sesuatu yang tidak biasa."

Jalannya Laga Tak Terasa Seperti Kekalahan 0-6

Meski kalah telak, Gavin Lee merasa skor akhir tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan. Menurutnya, Singapura tidak tampil seburuk yang tercermin dari angka 0-6.

"Sejujurnya jalannya pertandingan tidak terasa seperti laga yang berakhir dengan skor 6-0, namun kami memang tidak tampil cukup baik untuk bisa lolos dan itu adalah kesalahan kami sendiri," katanya.

Kekalahan ini memastikan Singapura gagal melaju dari fase grup. Gavin Lee menyebut hasil tersebut sebagai bahan refleksi bagi timnya untuk mengevaluasi tingkat persaingan yang ingin dicapai ke depan.

"Hal ini perlu kami renungkan; kami harus menyadari tingkat persaingan yang ingin kami capai serta terus berupaya untuk melangkah maju."

Bergson da Silva Jadi Pembeda

Hattrick Bergson da Silva menjadi faktor kunci di balik pesta gol Malaysia. Penyerang naturalisasi itu membuktikan ketajamannya sepanjang laga dan menjadi ancaman konstan bagi lini belakang Singapura.

Bagi Malaysia, kemenangan besar ini menjadi modal berharga menuju babak berikutnya. Sementara Singapura harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari Grup A dengan catatan pertahanan yang harus dibenahi.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top