MANADO — Dupoin Futures menempatkan level 4.236 sebagai titik pengamatan utama pergerakan XAUUSD pada perdagangan pekan depan. Level tersebut merupakan area Fibonacci 61,8% atau Golden Ratio yang berpotensi menjadi resistance dalam skenario koreksi lanjutan.
Analisis Dupoin Futures menunjukkan tren bearish pada timeframe H4 masih cukup signifikan. Peluang pelemahan tetap terbuka apabila harga gagal membentuk pemulihan kuat dan kembali mengalami rejection di area tersebut.
Apabila harga emas naik menuju 4.236 lalu kembali ditolak, Dupoin Futures melihat peluang XAUUSD melanjutkan tren bearish menuju support terdekat di 4.110. Rejection di area itu bisa menjadi konfirmasi tambahan bagi kelanjutan tekanan jual.
Sebaliknya, bila harga mampu menembus dan bertahan di atas 4.236, skenario bearish perlu dievaluasi ulang. Momentum pemulihan dinilai berpotensi menjadi lebih kuat dalam kondisi tersebut.
"Area Fibonacci 61,8% di level 4.236 dapat menjadi zona penting untuk mengamati potensi pergerakan harga emas pekan depan," kata Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit.
Reuters melaporkan harga emas turun sekitar 0,6% menjadi US$4.154,78 per troy ounce pada Jumat dan berada di jalur penurunan lebih dari 3% sepanjang pekan. Penguatan dolar AS dan kenaikan Treasury yield menjadi faktor utama yang menekan emas menjelang data payrolls.
Yield Treasury 10 tahun sempat mencapai 5,344%, level tertinggi sejak 2002, sebelum turun kembali ke sekitar 5,25%. Indeks dolar AS berada di sekitar 102 dan menyentuh level tertinggi dalam 17 bulan.
Kombinasi yield tinggi dan dolar yang kuat membatasi ruang penguatan emas. Dua faktor itu menjadi perhatian utama Dupoin Futures dalam membaca arah XAUUSD jangka pendek.
Pasar emas pekan depan akan sangat dipengaruhi data tenaga kerja Amerika Serikat, terutama Nonfarm Payrolls. Data ketenagakerjaan tersebut memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan Federal Reserve dan pergerakan dolar AS serta Treasury yield.
NFP yang menunjukkan perlambatan pasar tenaga kerja berpotensi memberi ruang bagi emas untuk recovery. Apabila pertumbuhan lapangan kerja di bawah ekspektasi dan disertai kenaikan unemployment rate atau perlambatan pertumbuhan upah, tekanan terhadap dolar AS dan yield Treasury berpotensi berkurang.
Kondisi itu dapat menjadi katalis positif bagi XAUUSD. Sebaliknya, NFP yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi memperkuat dolar dan yield sehingga menambah tekanan terhadap emas.
Geraldo Kofit menilai struktur H4 masih menunjukkan tren bearish yang dominan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga emas pekan depan berpotensi melakukan koreksi terlebih dahulu menuju area 4.236.
Apabila terjadi rejection di level Fibonacci 61,8% tersebut, XAUUSD berpotensi kembali bergerak turun menuju support 4.110. Pergerakan dolar AS, Treasury yield, serta hasil NFP akan menjadi faktor utama yang menentukan kelanjutan tren XAUUSD.