BPJS Ketenagakerjaan Manado Buka Akses KPR hingga Kredit Konstruksi bagi Pekerja Sulut

Penulis: Edi Wahyono  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 06:01:02 WIB
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Manado Theresia Wahyu Dianti menyampaikan program Manfaat Layanan Tambahan bagi peserta di Manado, Sulawesi Utara.

MANADO — Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS Ketenagakerjaan menyediakan empat jenis fasilitas pembiayaan perumahan bagi peserta. Fasilitas itu meliputi Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP), serta Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja atau Kredit Konstruksi (FPPP/KK).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Manado Theresia Wahyu Dianti menyebut perluasan akses hunian layak bagi pekerja didorong lewat sinergi antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, perbankan, dunia usaha, dan pengembang perumahan.

Skema FPPP Buka Peluang Pengembang Bangun Rumah Pekerja

Khusus bagi pengembang perumahan, skema FPPP atau Kredit Konstruksi memberikan peluang memperoleh pembiayaan melalui bank kerja sama. Dana itu digunakan untuk membangun rumah tapak dan/atau rumah susun yang dapat dibeli atau dimiliki oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Melalui FPPP atau Kredit Konstruksi, kami berharap semakin banyak pengembang yang dapat memanfaatkan skema pembiayaan ini sehingga kebutuhan hunian bagi pekerja dapat dijawab melalui kolaborasi yang kuat antara BPJS Ketenagakerjaan, perbankan, dan dunia usaha," kata Theresia di Manado, Sulawesi Utara, Kamis.

Siapa Saja yang Bisa Manfaatkan Fasilitas Ini

Fasilitas MLT menyasar peserta BPJS Ketenagakerjaan yang membutuhkan pembiayaan rumah, baik untuk membeli unit baru maupun merenovasi hunian yang sudah ada. Pekerja yang terdaftar sebagai peserta dapat mengajukan KPR, PUMP, atau PRP sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, pengembang perumahan yang ingin membangun proyek bersasaran pekerja dapat mengakses FPPP/Kredit Konstruksi lewat bank kerja sama. Skema ini memungkinkan pengembang mengembangkan proyek perumahan yang menyasar segmen peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami mengajak para pengembang perumahan untuk melihat program ini sebagai bagian dari peluang kolaborasi. Dengan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dan mengikuti proses pengajuan sesuai ketentuan, pengembang dapat mengakses fasilitas pembiayaan yang tersedia melalui bank kerja sama," ujar Theresia.

Dorong Dunia Usaha Terlibat Sediakan Hunian Layak

Theresia menyatakan Program MLT menjadi bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat tambahan kepada peserta. Program ini sekaligus mendorong keterlibatan dunia usaha dalam penyediaan hunian bagi pekerja.

Keterlibatan pengembang dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem perumahan yang dapat menjangkau kebutuhan pekerja. Dengan dukungan pembiayaan melalui bank kerja sama MLT, pengembang memiliki kesempatan mengembangkan proyek perumahan bagi segmen peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Program MLT tidak hanya memberikan manfaat bagi pekerja sebagai peserta, tetapi juga membuka peluang bagi pengembang untuk ikut berkontribusi menyediakan hunian yang layak dan terjangkau.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top