Kemenag Sulut Kirim 16 Santri ke Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI di Malang, 65 Kegiatan Menanti

Penulis: Edi Wahyono  •  Rabu, 30 September 2026 | 08:39:31 WIB
Kontingen Kemenag Sulawesi Utara memberangkatkan 16 santri menuju Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI di Malang.

Kanwil Kemenag Sulawesi Utara memberangkatkan 16 santri untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Malang, Jawa Timur, 30 September-6 Oktober 2026. Kontingen terbagi dalam dua sangga, delapan santri putra dan delapan santri putri, dengan 65 jenis kegiatan menanti selama enam malam di bumi perkemahan.

MANADO — Kepala Kanwil Kemenag Sulut Ulyas Taha menyebut keikutsertaan kontingen daerah pada PPSN VI 2026 sebagai kesempatan mengukir prestasi tingkat nasional sekaligus mengeksplorasi kemampuan santri. Pihaknya mengapresiasi pimpinan pondok pesantren dan kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota yang berkolaborasi mengirimkan utusan.

Sebanyak 16 peserta inti diberangkatkan, terdiri atas delapan santri putra dan delapan santri putri. Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Sulut Ahmad Sholeh menyatakan seluruh peserta merupakan utusan terbaik yang terbagi ke dalam dua regu atau sangga.

65 Jenis Kegiatan Selama Enam Malam

Ahmad Sholeh meminta peserta mempersiapkan fisik dengan matang. Selama enam malam di lokasi perkemahan, mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan yang padat, yakni 65 jenis kegiatan.

PPSN VI Tahun 2026 berlangsung di Malang, Provinsi Jawa Timur, pada 30 September hingga 6 Oktober 2026. Ajang ini mempertemukan kontingen santri dari berbagai provinsi di Indonesia.

Pesan Keselamatan dan Kesehatan untuk Pendamping

Ulyas Taha menitipkan perhatian khusus pada aspek keselamatan dan kesehatan peserta selama berada di bumi perkemahan. Ia meminta para pendamping membawa pembekalan lengkap, terutama obat-obatan.

"Kepada para pendamping, saya berpesan agar betul-betul membawa pembekalan yang lengkap, terutama obat-obatan. Mohon jaga kesehatan seluruh adik-adik santri, utamanya kondisi selama berada di dalam tenda. Atur waktu istirahat dengan sebaik-baiknya. Siapkan bekal tambahan secara mandiri, walaupun di sana panitia telah menyediakan logistik secara lengkap," kata dia.

Ia juga mendorong para santri menampilkan kemampuan terbaik. Menurutnya, pengalaman mengikuti ajang pramuka tingkat nasional akan menjadi kesan berharga yang diingat di masa depan.

Harapan bagi Kemajuan Pondok Pesantren

"Alhamdulillah, Sulawesi Utara tahun ini bisa mengirimkan dua sangga utusan. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para santri sekalian. Lakukan yang terbaik di sana, sehingga keikutsertaan ini melahirkan kesan yang baik dan indah saat diingat kembali di masa depan. Tunjukkan prestasi terbaik kalian, terlebih ini adalah ajang pramuka tingkat nasional," ujar Ulyas Taha.

Ia berharap partisipasi aktif kontingen Sulawesi Utara membawa dampak positif bagi kemajuan dan perkembangan pondok pesantren di daerah tersebut.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top