Wamenkomdigi Beri Penghormatan Tertinggi ke Sesepuh Postel di Hari Bhakti ke-81

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Minggu, 27 September 2026 | 16:02:02 WIB
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Gedung Pusat PT Pos, Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/9).

SULAWESI UTARA — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pejuang dan sesepuh pos dan telekomunikasi Indonesia dalam peringatan Hari Bhakti Postel ke-81. Upacara berlangsung di Gedung Pusat PT Pos, Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/9), dengan Angga bertindak sebagai inspektur upacara. Peringatan tahun ini menegaskan tanggung jawab generasi penerus industri postel untuk menjaga konektivitas dan kedaulatan digital bangsa.

Perubahan Teknologi dan Semangat yang Tak Boleh Pudar

Menurut Angga, 81 tahun perjalanan postel ditandai perubahan teknologi yang berlangsung cepat dan tantangan yang terus berkembang. Meski begitu, satu hal yang tidak boleh berubah adalah semangat pengabdian terhadap masyarakat dan bangsa.

"Kepada para pendahulu dan sesepuh postel kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya, dan rasa terimakasih atas fondasi yang telah dibangun," ujar Angga Raka.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan postel yang bekerja hari ini. Menurutnya, keberlanjutan industri pos dan telekomunikasi berada di tangan generasi penerus yang kini mengemban tanggung jawab tersebut.

Konektivitas dan Kedaulatan Digital Jadi Fokus

Angga menekankan dua hal yang harus dipastikan oleh para insan postel ke depan. Pertama, konektivitas mesti membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Kedua, setiap kemajuan teknologi harus turut menjaga kedaulatan bangsa.

"Mari terus terus bergerak bersama menghubugkan Indonesia, memberdayakan masyarakat, dan menjaga ruang digital kita," ujar Angga Raka.

Pesan tersebut menyasar langsung lanskap digital Indonesia yang terus tumbuh, mulai dari perluasan jaringan internet di daerah terpencil hingga penguatan infrastruktur data nasional. Sektor pos dan telekomunikasi disebut berperan sebagai tulang punggung layanan publik maupun ekonomi digital di Tanah Air.

Sejarah Perebutan Kendali Infrastruktur Komunikasi

Hari Bhakti Postel menandai peristiwa pengambilalihan kendali infrastruktur komunikasi dari tangan penjajah pada 27 September 1945. Ketika itu, para pemuda yang tergabung dalam Angkatan Muda PTT (Post, Telegraph dan Telephone) merebut Kantor Pusat Jawatan PTT di Bandung dari militer pendudukan Jepang.

Peristiwa tersebut menjadi titik awal kendali Indonesia atas jaringan pos, telegraf, dan telepon yang sebelumnya dikuasai asing. Nilai perjuangan itu yang kini coba diterjemahkan Angga menjadi tanggung jawab generasi postel masa kini dalam mengelola infrastruktur digital.

Peringatan ke-81 tahun ini sekaligus menjadi penanda bahwa industri postel tidak lagi hanya soal layanan pos dan sambungan telepon. Cakupannya telah melebar ke konektivitas internet, data, dan ruang digital yang menjadi fondasi ekonomi nasional.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top