Kemenag Sulut Imbau Warga Rawat Kerukunan di Usia Ke-62 Provinsi, Angkat Semangat "Torang Samua Basudara"

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Minggu, 27 September 2026 | 11:02:31 WIB
Kepala Kanwil Kemenag Sulut Ulyas Taha menyampaikan imbauan menjaga kerukunan di Manado, Sabtu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Ulyas Taha mengimbau masyarakat terus menjaga kerukunan seiring momentum ulang tahun ke-62 Sulut pada 23 September 2026. Ia menilai kerukunan menjadi modal sosial penting bagi pembangunan daerah yang telah memasuki usia tersebut. Imbauan disampaikan di Manado, Sabtu, dengan menekankan semangat "torang samua basudara" atau kita semua bersaudara.

MANADO — Ulyas menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, DPRD, Forkopimda, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda yang dinilainya terus merawat kerukunan. Ia menegaskan kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.

Kemampuan masyarakat merawat persaudaraan di tengah keberagaman agama, suku, budaya, dan latar belakang sosial disebutnya sama pentingnya sebagai ukuran kemajuan. Kerukunan, kata Ulyas, adalah fondasi yang membuat pembangunan Sulut berjalan stabil.

Kerukunan sebagai Modal Sosial Pembangunan Sulut

Menurut Ulyas, usia ke-62 tahun menjadi titik penting bagi Sulawesi Utara untuk merefleksikan perjalanan daerah. Ia berharap momentum ini memperkuat toleransi dan moderasi beragama di tengah masyarakat.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, DPRD, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh masyarakat yang terus menjaga dan merawat kerukunan," kata Ulyas.

Ia menambahkan harapan agar Sulawesi Utara semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan dengan kerukunan sebagai fondasi. Sulut diharapkannya tetap menjadi rumah bersama yang damai, toleran, dan harmonis.

Tema "Sulut Melaju" Warnai Peringatan HUT Ke-62

Peringatan HUT Provinsi Sulawesi Utara tahun ini mengusung tema "SULUT MELAJU (Maju, Sejahtera, Berkelanjutan) untuk Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur". Tema tersebut dinilai Ulyas menjadi momentum memperkuat komitmen bersama membangun daerah.

Ia menyebut tema itu sekaligus menegaskan kontribusi Sulawesi Utara bagi pembangunan nasional. Semangat kebersamaan, persatuan, dan pelayanan bagi masyarakat menjadi kata kunci yang diangkat dalam peringatan tahun ini.

Ajakan Menjaga Sulut sebagai Rumah Bersama

Ulyas mengajak seluruh komponen daerah menjadikan HUT ke-62 sebagai titik konsolidasi. Refleksi atas perjalanan daerah diharapkannya berlanjut menjadi langkah nyata pembangunan.

"Harapan kita, Sulawesi Utara semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan, dengan kerukunan sebagai fondasi. Mari kita terus menjaga Sulut sebagai rumah bersama yang damai, toleran dan harmonis," jelasnya.

Imbauan ini disampaikan menjelang puncak peringatan HUT provinsi yang jatuh pada 23 September 2026. Pemerintah daerah bersama Forkopimda dan tokoh lintas agama diharapkan menjadi contoh dalam merawat kerukunan di tingkat kampung dan kelurahan.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top