Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara menampilkan kendaraan hias bertema cabai rawit, bawang merah, dan QRIS pada parade Tomohon International Flower Festival 2026 di Kota Tomohon. Dukungan tersebut menyasar pengendalian inflasi daerah sekaligus mendorong transaksi digital pelaku UMKM selama festival berlangsung.
TOMOHON — Kendaraan hias milik Bank Indonesia Sulawesi Utara memasuki jalur parade Tournament of Flowers 2026 dengan dekorasi yang tidak biasa. Di antara hamparan bunga segar, tampak sosok cabai rawit dan bawang merah yang dibuat mencolok, memicu pertanyaan penonton di sepanjang rute.
Dua komoditas itu dipilih bukan tanpa alasan. Cabai rawit dan bawang merah merupakan komoditas yang kerap menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi Sulawesi Utara. Keduanya dikelilingi bunga-bunga cerah yang ditata kreatif, menjadikan kendaraan tersebut mudah dikenali di antara puluhan kendaraan hias lain.
Pesan yang dibawa kendaraan hias BI jauh dari kesan menggurui. Alih-alih lewat seminar atau tumpukan angka, edukasi soal inflasi disampaikan melalui pertunjukan yang ditonton ribuan orang.
Harga cabai rawit dan bawang merah dapat memengaruhi tekanan inflasi daerah. Masyarakat diajak memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan, ketersediaan, dan pola konsumsi.
Semangat yang diusung adalah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Komoditas yang biasanya menjadi penghuni pasar dan dapur, hari itu tampil sebagai bintang parade yang dikelilingi bunga-bunga segar.
Selain pesan inflasi, kendaraan hias BI membawa pesan lain soal Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Simbol kecil itu membawa cerita besar tentang perubahan cara masyarakat bertransaksi.
Bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berjualan selama festival, QRIS menjadi salah satu cara melayani wisatawan tanpa bergantung pada uang tunai. Seorang wisatawan yang berhenti di lapak cukup mengangkat ponsel, memindai kode QR, dan transaksi selesai dalam beberapa detik.
Edukasi soal QRIS semakin relevan bagi wisatawan mancanegara. Sistem pembayaran digital Indonesia telah memiliki konektivitas antarnegara dengan sejumlah negara, sehingga wisatawan asing dapat bertransaksi lebih mudah selama berada di Tomohon.
Cabai dan bawang merah berbicara tentang harga serta inflasi. QRIS berbicara tentang transaksi dan ekonomi digital. Keduanya bertemu dalam satu panggung yang sama, yakni TIFF.
Ketika kendaraan itu melewati panggung kehormatan, sorak penonton kembali pecah. Kamera ponsel diarahkan ke ornamen bunga, cabai, bawang merah, hingga pesan QRIS yang terpampang pada kendaraan.
Banyak yang datang untuk melihat bunga, tetapi pulang membawa pengetahuan baru. Bahwa menjaga inflasi membutuhkan perhatian bersama, bahwa berbelanja perlu dilakukan secara bijak, dan bahwa pelaku usaha perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Kepala BI Perwakilan Sulut, Joko Supratikto, menyatakan bahwa di TIFF 2026 cabai dan bawang merah sengaja diangkat sebagai bagian dari kampanye pengendalian inflasi daerah.
Kendaraan hias BI terus bergerak meninggalkan panggung kehormatan. Bunga-bunganya masih berkilauan, cabai dan bawang merah masih menjadi pusat perhatian, dan QRIS tetap terpampang sebagai simbol transformasi digital. Tepuk tangan belum berhenti di sepanjang jalan.